Beranda Kampus Himsena Unhas Gelar Bakti Sosial di Kabupaten Sinjai

Himsena Unhas Gelar Bakti Sosial di Kabupaten Sinjai

0
ADVERTISEMENT

Matakita.co, Sinjai- Himpunan Mahasiswa Sosial Ekonomi Peternakan Universitas Hasanuddin (Himsena Unhas) telah bekerja sama dengan Kepala Desa Samaturue, Kecamatan Tellulimpoe, Kabupaten Sinjai dan Dinas Peternakan Sinjai.

Kegiatan Bakti Sosial dengan tema “HIMSENA-UH Mengabdi : Peternak Berinovasi Dalam Mewujudkan Kesejahteraan Masyarakat” merupakan program kerja tahunan. Bakti sosial ini memuat tiga rangkaian kegiatan yaitu pembuatan pakan, vaksinasi dan penyuluhan.

Bakti Sosial Himpunan Mahasiswa Sosial Ekonomi Peternakan Universitas Hasanuddin (BAKSOS HIMSENA-UH) disambut antusias oleh para anggota kelompok tani-ternak Desa Samaturue, Kecamatan Tellulimpoe, Kabupaten Sinjai. (20/11/2021)

Kegiatan ini menghadirkan bapak Ir. H. Burhanuddin. S.Pt., M.Si selaku Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Sinjai yang mendukung penuh kegiatan ini karena bisa memberikan peran kepada masyarakat untuk mewujudkan visi dan misi bupati Sinjai.

“Kami sangat mendukung kegiatan ini bisa memberikan peran kepada masyarakat untuk turut serta mendukung visi dan misi bupati Sinjai. Dimana visi yang pertama adalah pengembangan Inovasi Teknologi Inseminasi Buatan, karena dengan ini produktivitasnya bisa menjadi lebih baik dan mendukung peningkatan-peningkatan dalam masyarakat. Dengan teknologi, Inseminasi Buatan didukung dengan sumber daya manusia  yang tersebar di setiap Kecamatan dan Desa” Tuturnya

Burhanuddin menambahkan, “Program kedua, yaitu kegiatan asuransi ternak dimana setiap peternak memiliki asuransi sebagai upaya untuk menjamin ternak dalam keamanan dan kerugian peternak. Di Kabupaten Sinjai asuransi ternak sudah berjalan selama 3 tahun premi ditanggung oleh pemerintah daerah terkhusus untuk ternak yang sudah di IB. Program keunggulan dari bupati adalah upaya penghapusan rentenir”

“Meskipun dalam kondisi pandemi, ketiga program ini akan tetap dilanjutkan sampai pada tahun 2022 sampai pada tahun-tahun selanjutnya” lanjutnya.

Palewai, SE selaku Kepala Desa Samaturue sangat mendukung dan menyetujui kegiatan yang dilakukan oleh Himpunan Mahasiswa Sosial Ekonomi Fakultas Peternakan Universitas Hasanuddin (HIMSENA-UH) dan memfasilitasi kegiatan ini dengan sangat baik. Palewai, juga sangat berterima kasih atas kedatangan HIMSENA-UH pada Desa Samaturue, Kecamatan Tellulimpoe Kabupaten Sinjai.

“Terima kasih atas. kedatangan mahasiswa Universitas Hasanuddin, kami selaku pemerintah desa memfasilitasi kegiatan ini” ucapnya.

Terpisah, HIMSENA-UH dalam kegiatan Bakti Sosial HIMSENA-UH juga turut melakukan diskusi terkait pembuatan pakan, vaksinasi ternak dan penyuluhan. Diskusi ini dipandu langsung oleh Putri Reski Wahyuni selaku moderator.

Materi pertama yang dibawakan oleh Muhammad Ibrahim Jabir selaku Koordinator DPKH (Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan) di Kecamatan Tellulimpoe mengenai Pembuatan Pakan Lokal.

Pemateri mengangkat tema Pemanfaatan Batang Pisang Sebagai Pakan Ternak karena selama ini batang pisang hanya dibuang dan tidak dimanfaatkan dengan baik oleh peternak di Desa Samaturue.

“Setiap batang pisang selama ini banyak di buang dan tidak di manfaatkan sebaik-baiknya. Batang pisang tergolong dalam pakan limbah pertanian berkualitas buruk. Kualitas yang paling bagus adalah legum, gamal, lantoro dan kacang kacangan karena proteinnya di atas 20 %” Ujarnya.

Sementara itu pada materi kedua yang dibawakan oleh bapak Ilham Syarif, S.Pt.,M. Si mengenai penyuluhan tentang HIMSENA Mengabdi: Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) lirik peternakan sebagai Desa Peternakan Terpadu

“Program prioritas nasional kemendes dibagi menjadi empat yaitu memperkuat ketahanan teknologi untuk pertumbuhan berkualitas dan berkeadlian, mengembangkan wilayah untuk mengurangi kesenjangan dan menjamin pemerataan, mengingkatkan SDM berkualitas dan berdaya saing, membangun lingkungan hidup, meningkatkan ketahanan bencana dan perubahan iklim” ujarnya.

Lebih lanjut Ilham mengatakan bahwa program prioritas kemendes penggunaan dana desa diperuntukkan pemulihan ekonomi nasional yang dibagi menjadi tiga yaitu penanganan kemiskinan untuk mewujudkan desa, ekonomi produktif dan pengembangan serta peningkatan dana desa termasuk pengendalian stunting dengan konsumsi protein asal hewani seperti susu, telur dan daging. tutupnya (*MHM)

Facebook Comments
ADVERTISEMENT