Beranda Mimbar Ide Momentum Gerakan Sejuta Pohon; Jadikan Sahabat Terbaik

Momentum Gerakan Sejuta Pohon; Jadikan Sahabat Terbaik

0

Oleh : Andi Fairuz Fakhriyah*

Setiap tanggal 10 Januari, seluruh warga dunia akan bergerak Bersama memperingati hari satu juta pohon sedunia. Bulan januari dianggap berhubungan dengan cuaca terbaik untuk menanam pohon khususnya di Indonesia. Maka Presiden Soeharto mencanangkan Peringatan Hari Gerakan Satu Juta Pohon mulai pada tanggal 10 januari 1993.

Tepatlah di tanggal 10 januari 2023 kembali kita merayakan Hari Gerakan satu juta pohon. Hal ini sudah membuktikan bahwa pohon merupakan sumber terpenting dan penyelamat bagi kehidupan makhluk hidup yang ada di dunia. Momentum Gerakan satu juta pohon sedunia ini harapannya dapat dimaknai dengan baik untuk keberlangsungan kehidupan saat ini dan yang akan datang oleh seluruh masyarakat dunia terkhusus pada Negara Indonesia.

Menurut laporan Badan Pusat Statistik (BPS), luas tutupan hutan Indonesia sudah berkurang 956.258 hektar selama periode 2017-2021. Angka tersebut setara dengan 0,5% dari total luas daratan Indonesia. Pastinya hal ini sangat menyedihkan, maka dari itu menanam satu pohon hari ini, pasti akan menuai sejuta peran dan manfaat bagi penataan lingkungan di bumi dan negeri kita tercinta, seperti menghasilkan oksigen O2 yang dimana manusia sendiri sangat membutuhkan sekitar 0,5 kilogram oksigen perhari sehingga satu pohon mampu memberikan oksigen untuk dua orang, dapat mencegah kekeringan, mencegah perubahan iklim, mampu mengendalikan suhu, mengurangi polusi udara dan sebagainya. Oleh karena itu, hal ini perlu menjadi perhatian serius pada pemerintah dan masyarakat dengan mengadakan gerakan-gerakan kebermanfaatan, memperhatikan keseimbangan, kelestarian ekosistem dan memperbanyak ruang terbuka hijau.

Lingkungan hidup yang baik dan sehat merupakan salah satu bentuk hak asasi sebagaimana diatur dalam UUD 1945. Dijelaskan pula dalam Undang-undang Nomor 32 Tahun 2009 juga diatur bahwa setiap orang berhak atas lingkungan hidup yang baik dan sehat. Pengaturan hak dan kewajiban atas lingkungan hidup disertai adanya ruang bagi masyarakat untuk berperanserta dalam pengelolaan lingkungan hidup dan bukan hanya pemerintah yang menginisiasi tetapi juga ada peran dari masyarakat pada kewajiban memelihara fungsi lingkungan hidup dan mengendalikan lingkungan hidup, dengan keseimbangan dan keselarasan antara hak dan kewajiban masyarakat atas lingkungan hidup yang aman, asri, juga sehat.

Semua orang pasti tahu apa arti penting pohon bagi dunia dan bagi kehidupan kita, oleh sebab itu perlu aksi nyata, aksi bersama untuk pulihkan alam terkhusus pada negeri kita tercinta yaitu dengan adanya penindaklanjutan setiap tahun sebagai evaluasi keberlangsungan dan keberadaan pohon di sekitar kita dengan adanya peringatan hari satu juta pohon ini sudah menjadi pemantik awal untuk kita dan generasi masa depan, Langkah berikutnya yang dapat kita lakukan dengan penanaman meski hanya dari rumah, di taman, di penggir jalan, di pantai karena hal ini bisa mendukung keberlangsungan ekosistem pohon dan oksigen untuk jutaan orang saat ini dan akan datang.

Sebuah pohon tak akan menunjukkan kekecewaannya walau badai, bencana ingin merobohkan kekuatannya, pohon juga tidak akan membalas kesedihannya pada mahkluk yang merusak tubuhnya, pohon juga tidak pernah protes akan sakitnya ketika ia dipaku demi eksistensi. Sebenarnya pohon bisa saja melakukan timbal balik atas semua kesedihan, kepedihan dan kekecewaanya pada mahkluk yang telah melukainya. Tetapi tidak, ia tetap memilih tegar dan kokoh bertahan dengan manfaat dan amanah yang telah diberikan.

Mari kita sebagai millenial yang keren dan Tangguh ikut menjaga dan melestarikan lingkungan agar kelak akan menjadi kebermanfaatan bersama karena sahabat terbaik manusia di bumi adalah pohon.

)*Duta Lingkungan Hidup Sulsel

Facebook Comments
ADVERTISEMENT