Beranda Kampus Melalui Program “LANTERA” Mahasiswa KKN Unhas-115 Sulap Sampah Plastik Menjadi Perangkap Nyamuk

Melalui Program “LANTERA” Mahasiswa KKN Unhas-115 Sulap Sampah Plastik Menjadi Perangkap Nyamuk

0

Matakita.co, Makassar -13 Januari 2026 Siswa kelas 5 UPT SPF SDN Sudiang menunjukkan kepedulian tinggi terhadap lingkungan melalui program LANTERA (Lingkungan Edukasi Tertib Pemilahan Sampah). Program ini secara spesifik melatih siswa kelas 5 untuk disiplin memisahkan sampah berdasarkan kategori Organik dan Anorganik.

Edukasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dasar bahwa pengelolaan sampah yang tepat dimulai dari pemilahan di sumbernya. Sampah organik (seperti sisa makanan dan daun) diarahkan untuk pengomposan, sementara sampah anorganik (khususnya botol plastik) diberikan nilai tambah melalui inovasi kesehatan.

Menariknya, kegiatan ini tidak hanya berhenti pada pemilahan sampah. Sebagai bentuk implementasi KKN Tematik Perubahan Iklim, mahasiswa Unhas mengintegrasikan hasil pilahan sampah anorganik dengan program PSN 3M Plus (Pemberantasan Sarang Nyamuk).

Botol plastik bekas yang telah dipilah kemudian di-upcycling menjadi Ovitrap (perangkap telur nyamuk). Kolaborasi Pengelolaan Sampah dan Kesehatan Korelasi kedua program ini terletak pada pemanfaatan limbah. Jika biasanya botol plastik bekas menjadi tempat genangan air yang berisiko menjadi sarang nyamuk, melalui tangan kreatif para siswa, botol tersebut diubah menjadi alat pengendalian vektor nyamuk yang efektif dan ramah lingkungan.

“Kami ingin siswa memahami bahwa sampah yang dipilah dengan benar memiliki nilai guna.
Botol plastik yang tadinya berpotensi jadi sarang nyamuk di alam, kita upcycling menjadi Ovitrap untuk justru memberantas populasi nyamuk di lingkungan sekolah,” ujar Khalisha dan Luly, selaku penanggung jawab kegiatan.

Diketahui Dalam sesi praktik, siswa diajarkan cara merakit Ovitrap menggunakan botol plastik, air cucian beras, dan media sederhana lainnya. Metode ini mendukung gerakan 3M Plus, khususnya pada poin “Mendaur ulang” barang bekas yang memiliki potensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti.

Dengan adanya program LANTERA yang terintegrasi ini, diharapkan siswa kelas 5 UPT SPF SDN Sudiang tidak hanya mahir memilah sampah, tetapi juga menjadi pelopor kebersihan lingkungan yang mampu mencegah penyebaran penyakit berbasis lingkungan seperti Demam Berdarah Dengue (DBD). (**)

Facebook Comments Box
ADVERTISEMENT