matakita.co, Jakarta — Perwakilan Partai Gema Bangsa menjemput Janet Elizabeth Rice, mantan Senator Australia sekaligus aktivis lingkungan internasional, di Bandara Internasional Soekarno–Hatta, Kamis (16/1). Penjemputan ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan menjelang deklarasi Partai Gema Bangsa sebagai partai politik hijau di Indonesia.
Penjemputan dilakukan oleh Ade Wardhana bersama Ketua Umum Sarikat Hijau Indonesia, Ade Zuhri, sebagai representasi resmi Ketua Umum Partai Gema Bangsa, Ahmad Rofiq. Kehadiran Janet Rice dipandang sebagai langkah strategis untuk memperkuat jejaring global dan kolaborasi lintas gerakan dalam isu demokrasi, lingkungan hidup, serta keadilan sosial.
Ade Wardhana menyampaikan bahwa keterlibatan tokoh internasional seperti Janet Rice mencerminkan komitmen Gema Bangsa dalam membuka ruang pertukaran gagasan dan pembelajaran global, tanpa melepaskan akar nilai kebangsaan Indonesia.
“Atas mandat Ketua Umum Partai Gema Bangsa, Bapak Ahmad Rofiq, kami menyambut kehadiran Ibu Janet Rice sebagai bagian dari penguatan dialog konstruktif antara gerakan politik nasional dan global,” ujar Ade Wardhana di sela-sela penjemputan.
Sementara itu, Ade Zuhri menegaskan bahwa momentum ini menjadi penanda penting bagi konsolidasi agenda hijau di Indonesia.
Menurutnya, tantangan krisis iklim dan kerusakan lingkungan menuntut pendekatan politik yang lebih berani, kolaboratif, dan berpihak pada keberlanjutan.
Dalam rangkaian kegiatan ini, Partai Gema Bangsa secara terbuka menegaskan posisinya sebagai green political party yang mengusung agenda lingkungan hidup dan pembangunan berkelanjutan. Melalui pendekatan green democracy, partai ini berkomitmen mendorong kebijakan publik yang berorientasi pada keadilan ekologis, perlindungan lingkungan, serta pembangunan yang berpusat pada manusia.
Agenda politik hijau yang diusung mencakup penanganan perubahan iklim, pengelolaan sumber daya alam yang adil, transisi menuju energi bersih, serta penguatan ekonomi hijau yang inklusif dan berkeadilan sosial.
Janet Elizabeth Rice mengapresiasi inisiatif tersebut. Ia menilai masa depan demokrasi global sangat bergantung pada kepemimpinan yang inklusif, tata kelola yang etis, serta kerja sama lintas negara untuk menjawab tantangan bersama seperti krisis iklim dan ketimpangan sosial.
Rangkaian Deklarasi Partai Gema Bangsa dijadwalkan berlangsung pada Jumat (17/1) di JICC Plenary Hall. Agenda ini diharapkan menjadi tonggak strategis lahirnya kekuatan politik baru yang berintegritas, transparan, dan berpihak pada rakyat, dengan pijakan lokal yang kuat serta visi global yang progresif.








































