Matakita.co, Kolaka – Galeri Investasi Bursa Efek Indonesia Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Ekonomi Universitas Sembilanbelas November Kolaka atau GI BEI FISIE USN Kolaka Phintas menyelenggarakan kegiatan Galeri Investasi Mengajar dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat di Kelurahan Wolulu, Kecamatan Watubangga, Kabupaten Kolaka. (24/6/2026)
Kegiatan ini mengangkat tema “Sinergi Literasi Pasar Modal, Penguatan UMKM, Keuangan, dan Kebijakan Publik.” Tema tersebut dipilih sebagai upaya memperkuat pemahaman masyarakat mengenai literasi keuangan, pasar modal, pengelolaan UMKM, serta hubungan kebijakan publik dengan peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen GI BEI FISIE USN Kolaka Phintas dalam mendekatkan edukasi pasar modal kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan dapat memahami dasar-dasar investasi yang aman, legal, dan sesuai dengan kebutuhan keuangan masa depan.
Kepala Wilayah Bursa Efek Indonesia Sulawesi Tenggara, Bayu Saputra, menyampaikan dukungan dan apresiasinya terhadap kegiatan sosialisasi pasar modal yang diinisiasi oleh pengurus Galeri Investasi BEI USN Kolaka.
“Saya sangat mendukung dan mengapresiasi kegiatan sosialisasi pasar modal yang diinisiasi oleh pengurus Galeri Investasi BEI USN Kolaka sebagai salah satu bagian dari implementasi pengabdian kepada masyarakat. Saya mendorong kegiatan seperti ini dapat dilakukan secara rutin dan lebih merata, dengan sinergi yang kuat antara BEI, Galeri Investasi BEI, dan perusahaan sekuritas,” ujar Bayu Saputra.
Ia juga berharap seluruh rangkaian kegiatan edukasi pasar modal tersebut mampu memberikan pencerahan kepada masyarakat mengenai pentingnya melek keuangan.
“Literasi keuangan penting agar masyarakat mampu lebih bijak dalam mengalokasikan uang ke tempat yang legal dan sesuai dengan kebutuhan masa depan, seperti di pasar modal, bukan ke tempat yang merugikan seperti investasi bodong dan judi online,” tambahnya.
Koordinator Galeri Investasi BEI FISIE USN Kolaka, Agus Zulbay, yang juga menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut, menyampaikan bahwa edukasi pasar modal perlu diberikan dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami oleh masyarakat.
“Investasi bukan soal hasil kilat, tetapi soal edukasi yang tepat tentang literasi keuangan. Minimal masyarakat sudah tahu bedanya investasi yang benar dan investasi yang ilegal,” ungkap Agus Zulbay.
Selain literasi pasar modal, kegiatan ini juga menekankan pentingnya penguatan UMKM. Pelaku usaha lokal didorong untuk meningkatkan kemampuan dalam mengelola keuangan, menyusun perencanaan usaha, memahami peluang pembiayaan, serta membangun daya saing usaha secara berkelanjutan.
Ketua Tim Pengabdian Kepada Masyarakat, Suryanto, menyampaikan terima kasih kepada pemerintah Kelurahan Wolulu, Kecamatan Watubangga, Kabupaten Kolaka, atas kerja sama dan dukungan dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada pemerintah Kelurahan Wolulu, Kecamatan Watubangga, Kabupaten Kolaka, atas kerja sama dan dukungan yang telah diberikan sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik,” ujar Suryanto.
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini juga menjadi ruang kolaborasi antara perguruan tinggi, masyarakat, Bursa Efek Indonesia, Galeri Investasi BEI, dan perusahaan sekuritas. Sinergi tersebut diharapkan dapat membangun ekosistem literasi keuangan yang lebih inklusif, produktif, dan berkelanjutan.
Melalui kegiatan Galeri Investasi Mengajar, GI BEI FISIE USN Kolaka Phintas berharap masyarakat Kelurahan Wolulu dapat memperoleh manfaat nyata, baik dalam peningkatan literasi keuangan, penguatan kapasitas UMKM, maupun pemahaman terhadap kebijakan publik yang berkaitan dengan pembangunan ekonomi daerah.






































