MataKita.co, Makassar – Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO) menargetkan pencapaian Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Unggul sebagai bagian dari komitmen meningkatkan mutu pendidikan tinggi. Upaya tersebut diperkuat melalui pendampingan strategis dari Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XVI yang dilaksanakan di Aula Rektorat Lantai III UMGO, Selasa (7/7/2026).
Kegiatan pendampingan diikuti jajaran pimpinan universitas, dekan, ketua lembaga, kepala biro, ketua program studi, hingga kepala unit di lingkungan UMGO. Pendampingan ini menjadi forum evaluasi sekaligus penguatan strategi dalam memenuhi berbagai indikator penilaian Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT).
Wakil Rektor I UMGO, Dr. Muh. Firyal Akbar, menyampaikan bahwa UMGO terus mempercepat pemenuhan persyaratan menuju predikat perguruan tinggi unggul. Saat ini, UMGO telah memiliki satu program studi berakreditasi unggul dan tengah mempersiapkan sejumlah program studi lainnya untuk memenuhi syarat institusi unggul.
“Tinggal menambah empat program studi sebagai syarat menuju unggul karena saat ini kita sudah memiliki satu program studi unggul dan beberapa program studi lainnya sedang kita siapkan untuk meraih akreditasi unggul,” ujarnya.
Sementara itu, Rektor UMGO, Prof. Dr. Abd. Kadim Masaong, M.Pd., mengatakan bahwa pendampingan dari LLDIKTI Wilayah XVI menjadi langkah strategis dalam memastikan kesiapan institusi menghadapi proses akreditasi. Menurutnya, masukan yang diberikan tim pendamping menjadi acuan penting dalam menyempurnakan berbagai aspek penilaian.
“Terima kasih atas apresiasi dan kesediaannya bisa bersama kami. Kami memiliki optimisme bahwa kampus ini mampu meraih predikat unggul. Jika melihat berbagai indikator yang telah dipaparkan, target tersebut sangat mungkin kita capai,” kata Rektor.
Ia menjelaskan bahwa UMGO telah melakukan berbagai langkah pembenahan, mulai dari evaluasi kurikulum pada setiap program studi, penguatan tata kelola, peningkatan kualitas sumber daya manusia, hingga penyempurnaan dokumen pendukung akreditasi. Fokus utama saat ini adalah mendorong peningkatan jumlah program studi berakreditasi unggul sebagai syarat utama pencapaian AIPT Unggul.
“Insya Allah, dengan kerja keras dan dedikasi seluruh sivitas akademika, cita-cita tersebut dapat kita wujudkan,” tambahnya.
Ketua Tim Kerja Kelembagaan LLDIKTI Wilayah XVI, Fatra Diana Putri, menjelaskan bahwa pendampingan yang diberikan tidak hanya berorientasi pada pemenuhan administrasi akreditasi, tetapi juga memperkuat sistem penjaminan mutu perguruan tinggi secara berkelanjutan.
“Kami dari Tim Kerja Kelembagaan yang salah satunya menangani akreditasi hadir sebagai fasilitator antara perguruan tinggi dan lembaga akreditasi. Kami akan selalu mendukung perguruan tinggi yang ingin meningkatkan sistem mutu eksternal. Kita doakan semoga apa yang dicita-citakan UMGO dapat tercapai,” ungkapnya.
Melalui pendampingan strategis ini, UMGO semakin memantapkan langkah menuju Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi Unggul dengan terus memperkuat tata kelola, meningkatkan mutu akademik, serta mengembangkan budaya penjaminan mutu yang berkelanjutan. Sinergi antara UMGO dan LLDIKTI Wilayah XVI diharapkan mampu mempercepat terwujudnya target tersebut sekaligus memperkuat daya saing UMGO sebagai perguruan tinggi yang unggul dan berkemajuan.








































