Beranda Kampus Mahasiswa KKN PK Unhas Paparkan Program Pemberdayaan Masyarakat dalam Seminar Awal di...

Mahasiswa KKN PK Unhas Paparkan Program Pemberdayaan Masyarakat dalam Seminar Awal di Desa Paccekke

0

Matakita.co, Barru – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN PK) Angkatan 69 Gelombang 116 Universitas Hasanuddin mengawali rangkaian pengabdian di Desa Paccekke, Kecamatan Soppeng Riaja, Kabupaten Barru, dengan menggelar Seminar Awal di Aula Kantor Desa Paccekke, Senin (13/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi forum untuk memperkenalkan mahasiswa sekaligus memaparkan rencana program kerja yang akan dilaksanakan selama masa KKN.

Seminar dihadiri sekitar 20 peserta yang terdiri atas Kepala Desa Paccekke Muh. Dahlan, S.Sos., M.Si., Kepala Dusun Kading, Kepala SD 107 Barru, Ketua TP PKK, kader Posyandu, bidan desa, serta perwakilan masyarakat. Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pelaksanaan program pengabdian yang akan berlangsung di Desa Paccekke.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Muh. Dahlan menyampaikan apresiasi atas kehadiran mahasiswa Universitas Hasanuddin dan berharap program yang dijalankan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami menyambut baik kehadiran mahasiswa KKN PK Universitas Hasanuddin di Desa Paccekke. Semoga seluruh program yang direncanakan dapat berjalan dengan baik, melibatkan masyarakat, dan memberikan kontribusi bagi peningkatan kualitas kesehatan maupun pemberdayaan masyarakat desa,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, mahasiswa KKN PK Ichi Delfita Sari Putri Bahar mewakili tim memaparkan tahapan pelaksanaan kegiatan yang akan dilakukan selama masa pengabdian. Tahapan tersebut meliputi observasi lapangan, pengumpulan data, identifikasi masalah kesehatan dan sosial, pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD), hingga penetapan prioritas permasalahan berdasarkan hasil analisis kebutuhan masyarakat.

Menurut Ichi, seluruh program kerja akan disusun berdasarkan kondisi riil di lapangan sehingga setiap intervensi yang dilakukan dapat menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mengoptimalkan potensi yang dimiliki Desa Paccekke.

Selain menjelaskan tahapan pelaksanaan KKN, mahasiswa juga memperkenalkan sejumlah program kerja individu yang disesuaikan dengan bidang keilmuan masing-masing. Program tersebut meliputi edukasi pencegahan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), penguatan parental self-efficacy melalui pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA), SASTRA GEMBIRA sebagai media pembelajaran bahasa asing bagi anak, demonstrasi pembuatan teh daun kelor, edukasi gizi seimbang melalui permainan “Susun Isi Piringku”, penyuluhan dan praktik Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) bagi siswa sekolah dasar, serta program SADARI yang berfokus pada edukasi pencegahan anemia melalui konsumsi tablet tambah darah bagi remaja putri.

Program-program tersebut dirancang untuk mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera, Tujuan 4 tentang Pendidikan Berkualitas, serta Tujuan 17 mengenai Kemitraan untuk Mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.

Seminar berlangsung interaktif dengan berbagai masukan dari pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan masyarakat mengenai kondisi serta kebutuhan prioritas di Desa Paccekke. Berbagai saran tersebut akan menjadi bahan penyempurnaan sebelum seluruh program diimplementasikan selama masa KKN.

Melalui kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, sekolah, tenaga kesehatan, dan masyarakat, KKN PK Angkatan 69 Gelombang 116 Universitas Hasanuddin diharapkan mampu menghadirkan program pemberdayaan yang tepat sasaran, berkelanjutan, serta memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat Desa Paccekke.

Facebook Comments Box