Beranda Kampus Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Unhas Gelar Skrining Diabetes bagi Santri dan Guru...

Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Unhas Gelar Skrining Diabetes bagi Santri dan Guru di Desa Tanete

0

Matakita.co, Sidrap – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Profesi Kesehatan Angkatan 69 Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanakan program SADAR GULA (Skrining dan Edukasi Deteksi Awal Risiko Diabetes Melitus melalui Pemeriksaan Gula Darah) di Pondok Pesantren Nurul Haq, Desa Tanete, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidenreng Rappang, Kamis (16/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya promotif dan preventif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya diabetes melitus melalui deteksi dini dan edukasi kesehatan.

Program yang diinisiasi oleh Asty Azzahrah Darmawan, mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Angkatan 69 Universitas Hasanuddin, tersebut dilaksanakan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat sekaligus mendukung upaya pencegahan penyakit tidak menular di lingkungan pesantren.

Pelaksanaan kegiatan mendapat dukungan dari Puskesmas setempat melalui Program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Dua tenaga kesehatan bersama Bidan Desa Tanete, Sumarni, turut mendampingi seluruh rangkaian pemeriksaan dan edukasi.

Kegiatan diawali dengan sambutan Bidan Desa Tanete, Sumarni, serta Koordinator Desa KKN, Ariq Dzakwan Muhammad. Keduanya mengapresiasi inisiatif mahasiswa yang menghadirkan layanan kesehatan langsung kepada masyarakat sekaligus memperkuat upaya promotif di tingkat desa.

Selanjutnya, peserta mengikuti registrasi, pemeriksaan kadar gula darah sewaktu menggunakan glukometer, penyampaian hasil pemeriksaan secara individual, dan sesi edukasi mengenai diabetes melitus. Materi yang disampaikan mencakup faktor risiko, gejala, komplikasi, serta langkah-langkah pencegahan melalui pola makan bergizi seimbang, aktivitas fisik secara rutin, dan pemeriksaan kesehatan berkala.

Sebanyak 33 peserta yang terdiri atas guru dan santri Pondok Pesantren Nurul Haq mengikuti kegiatan tersebut. Antusiasme peserta terlihat selama proses pemeriksaan maupun diskusi, dengan berbagai pertanyaan yang disampaikan terkait pencegahan dan pengendalian diabetes.

Berdasarkan hasil skrining, sebagian besar peserta memiliki kadar gula darah yang masih berada dalam rentang normal. Meski demikian, mahasiswa tetap menekankan pentingnya menjaga pola hidup sehat sebagai langkah pencegahan agar risiko diabetes melitus dapat diminimalkan sejak dini.

Bidan Desa Tanete, Sumarni, juga berperan aktif mendampingi proses pemeriksaan, membantu koordinasi dengan pihak pesantren, serta memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan sesuai prosedur.

Melalui program SADAR GULA, mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Universitas Hasanuddin berharap masyarakat, khususnya kalangan guru dan santri, semakin memahami pentingnya deteksi dini diabetes melitus serta terdorong menerapkan perilaku hidup sehat sebagai upaya menjaga kualitas kesehatan di masa mendatang.

Facebook Comments Box