MataKita.co, Sidrap – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Profesi Kesehatan Angkatan 69 Universitas Hasanuddin (Unhas) Posko Kelurahan Panreng memperkenalkan berbagai program pengabdian berbasis kebutuhan masyarakat melalui Seminar Program Kerja yang digelar di Aula Kantor Kelurahan Panreng, Kecamatan Baranti, Kabupaten Sidenreng Rappang.
Seminar menjadi langkah awal pelaksanaan pengabdian mahasiswa sekaligus forum memperkuat koordinasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, institusi pendidikan, dan masyarakat dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan di Kelurahan Panreng.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Seksi Pemerintahan Kecamatan Baranti Emmi, S.Sos., M.AP., yang mewakili Camat Baranti, Lurah Panreng A. Zainal Fachruddin, S.P., Ketua LPM, kepala sekolah se-Kelurahan Panreng, penyuluh pertanian dan peternakan, bidan kelurahan, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta berbagai unsur masyarakat. Dosen Pendamping Lapangan KKN Profesi Kesehatan Posko Kelurahan Panreng, Andi Tenri Pada Rustham, S.Psi., M.A., M.Psi., Psikolog, mengikuti kegiatan secara daring melalui Google Meet.
Koordinator Posko KKN Profesi Kesehatan Kelurahan Panreng, Andi Khairil, menjelaskan bahwa seluruh program disusun berdasarkan hasil observasi lapangan, pengumpulan data primer dan sekunder, serta diskusi bersama pemerintah kelurahan, tenaga kesehatan, dan masyarakat. Pendekatan tersebut dilakukan agar program yang dijalankan benar-benar menjawab persoalan kesehatan yang dihadapi warga.
Mahasiswa memperkenalkan delapan program kerja individu yang berfokus pada edukasi kesehatan gigi dan mulut, deteksi dini hipertensi dan diabetes melitus, penerapan pola makan DASH bagi penderita hipertensi, pencegahan diare melalui penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), edukasi pencegahan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), edukasi kesiapsiagaan bencana kebakaran bagi siswa sekolah dasar, serta pencegahan cacingan pada ternak melalui edukasi biosekuriti dan pemberian obat cacing.
Selain itu, mahasiswa juga meluncurkan program kerja kelompok bertajuk GERMAS SIPAKATAU PANRENG (Gerakan Masyarakat Peduli Pencegahan DBD di Kelurahan Panreng). Program tersebut dirancang untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mencegah Demam Berdarah Dengue (DBD) melalui pemberdayaan masyarakat, penguatan perilaku hidup bersih dan sehat, serta pengendalian tempat berkembang biaknya nyamuk.
“Melalui seminar ini kami memperkenalkan seluruh program kerja yang akan dilaksanakan selama masa KKN. Kami berharap seluruh program dapat menjadi solusi atas berbagai persoalan kesehatan masyarakat serta memperoleh dukungan dari pemerintah, tenaga kesehatan, sekolah, dan masyarakat agar pelaksanaannya berjalan optimal dan berkelanjutan,” ujar Andi Khairil.
Lurah Panreng, A. Zainal Fachruddin, mengapresiasi program-program yang disusun mahasiswa karena dinilai selaras dengan kebutuhan masyarakat. Menurutnya, pemerintah kelurahan siap mendukung pelaksanaan seluruh kegiatan agar memberikan manfaat nyata bagi warga.
“Kami menyambut baik kehadiran mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Universitas Hasanuddin. Program yang dipaparkan menunjukkan kepedulian terhadap persoalan kesehatan masyarakat. Kami berharap kolaborasi yang terbangun dapat menghasilkan dampak positif yang tetap dirasakan masyarakat setelah masa KKN berakhir,” katanya.
Apresiasi serupa disampaikan Kepala Seksi Pemerintahan Kecamatan Baranti, Emmi, S.Sos., M.AP. Ia menilai program yang disusun mahasiswa tidak hanya berorientasi pada aspek kuratif, tetapi juga mengedepankan upaya promotif, preventif, dan pemberdayaan masyarakat.
“Kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah, tenaga kesehatan, sekolah, dan masyarakat diharapkan menjadi kekuatan bersama dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Kelurahan Panreng. Kami berharap seluruh program dapat terlaksana dengan baik dan memberikan manfaat yang berkelanjutan,” ujarnya.
Pelaksanaan KKN Profesi Kesehatan Angkatan 69 Universitas Hasanuddin di Kelurahan Panreng juga mendukung komitmen lintas sektor dalam mewujudkan Kawasan Bebas Jentik (KBJ). Berbagai program yang dijalankan turut berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), Tujuan 4 (Pendidikan Berkualitas), dan Tujuan 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan), melalui penguatan edukasi kesehatan, pemberdayaan masyarakat, serta kolaborasi lintas sektor. Diharapkan seluruh rangkaian kegiatan mampu menciptakan masyarakat Kelurahan Panreng yang lebih sehat, mandiri, dan sejahtera.








































