MataKita.co, Makassar – Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan Universitas Negeri Makassar (FIKK UNM) menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di Desa Samangki, Kabupaten Maros, Sabtu (4/7/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong pengembangan pariwisata olahraga (sport tourism) berbasis masyarakat sebagai alternatif penguatan ekonomi desa.
Mengusung tema “Peningkatan Kapasitas Masyarakat Desa Melalui Optimalisasi Pariwisata Olahraga Berbasis Masyarakat Lokal Menuju Pariwisata Berkelanjutan Desa Samangki”, program tersebut memperkenalkan olahraga pickleball sebagai salah satu daya tarik wisata yang berpotensi dikembangkan di tingkat desa.
Ketua pelaksana kegiatan, Prof. Dr. Irvan, M.Kes., mengatakan Desa Samangki memiliki modal sosial dan potensi alam yang dapat dioptimalkan melalui pengembangan sport tourism. Menurutnya, masyarakat perlu ditempatkan sebagai pelaku utama sehingga manfaat ekonomi dari sektor pariwisata dapat dirasakan secara langsung.
“Pariwisata olahraga berbasis masyarakat memberi kesempatan kepada warga untuk menjadi penggerak utama pembangunan sekaligus memperoleh manfaat ekonomi dari potensi desa yang dimiliki,” ujarnya.
Kegiatan berlangsung dalam dua sesi, yakni seminar mengenai konsep pariwisata olahraga berkelanjutan dan pengenalan regulasi dasar olahraga pickleball, dilanjutkan dengan praktik lapangan. Pada sesi praktik, peserta memperoleh pelatihan teknik dasar, mulai dari cara memegang paddle, melakukan servis, hingga simulasi pertandingan.
Sebanyak 20–30 peserta mengikuti kegiatan tersebut. Mereka berasal dari berbagai unsur masyarakat, antara lain Karang Taruna, organisasi kepemudaan, serta perangkat Desa Samangki yang dipimpin langsung Kepala Desa, Hj. Darwana, S.Pd., M.Pd.
Hj. Darwana menyampaikan apresiasi atas inisiatif FIKK UNM yang dinilai mampu membuka peluang baru bagi pengembangan desa.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini dan berharap dapat terus berlanjut sebagai bagian dari pengembangan potensi Desa Samangki,” katanya.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar dengan antusiasme tinggi dari peserta. Melalui pengenalan olahraga pickleball, FIKK UNM berharap Desa Samangki dapat mulai membangun ekosistem sport tourism yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat peran masyarakat dalam mengembangkan potensi wisata lokal dan menciptakan peluang ekonomi baru.







































