Beranda Kampus Mahasiswa PBL I FKM Unhas Bangun Kolaborasi dengan Warga Desa Teteaji untuk...

Mahasiswa PBL I FKM Unhas Bangun Kolaborasi dengan Warga Desa Teteaji untuk Pemetaan Masalah Kesehatan

0

MataKita.co, Sidrap – Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Hasanuddin (Unhas) Angkatan 2024 yang mengikuti Praktik Belajar Lapangan (PBL) I Tahun 2026 di Desa Teteaji, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sidenreng Rappang, menggelar Seminar Awal pada Minggu (6/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi penanda dimulainya rangkaian PBL I sekaligus memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan masyarakat dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).

Seminar dihadiri pemerintah desa, bidan, kader kesehatan, tokoh agama, dan tokoh masyarakat. Dalam kesempatan itu, mahasiswa memaparkan tujuan, tahapan pelaksanaan PBL I, mekanisme pengumpulan data, serta pihak-pihak yang akan terlibat selama kegiatan berlangsung.

Kepala Desa Teteaji, Andi Muh. Gusli C., mengatakan mahasiswa PBL tidak hanya datang untuk menerapkan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah, tetapi juga belajar memahami dinamika kehidupan masyarakat secara langsung.

Menurut dia, pengalaman tersebut akan menjadi bekal penting bagi mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja maupun menjalankan pengabdian kepada masyarakat di masa mendatang.

Dalam sesi diskusi, Imam Desa Teteaji, Mustafa, S.Ag., M.Pd.I., menyarankan agar mahasiswa melibatkan pendamping dari warga setempat saat melakukan wawancara. Langkah tersebut dinilai dapat mempermudah komunikasi dengan masyarakat sekaligus meningkatkan kelancaran proses pengumpulan data.

Ia juga mengingatkan pentingnya menyesuaikan jadwal pendataan dengan aktivitas masyarakat agar informasi yang diperoleh lebih optimal dan representatif.

Pada tahap pendataan, mahasiswa menargetkan 150 rumah tangga di Desa Teteaji sebagai responden. Data yang terkumpul selanjutnya akan dianalisis untuk menggambarkan kondisi kesehatan masyarakat secara menyeluruh sekaligus menjadi dasar dalam menentukan prioritas permasalahan kesehatan di desa.

Koordinator Desa PBL I Posko Desa Teteaji, Andi Muhammad Abyan Nasywan, menuturkan keberhasilan pelaksanaan PBL sangat bergantung pada dukungan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, kegiatan tersebut sejalan dengan upaya mendukung SDG 3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui identifikasi kebutuhan kesehatan masyarakat, serta SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan masyarakat.

Melalui kolaborasi tersebut, hasil PBL I diharapkan tidak hanya menjadi media pembelajaran bagi mahasiswa, tetapi juga menghasilkan data yang dapat dimanfaatkan sebagai dasar penyusunan program dan kebijakan kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Desa Teteaji.

Facebook Comments Box