Beranda Kampus Perkuat Literasi Tata Kelola Pemerintahan, UMGO Gelar Kuliah Umum Bersama Anggota Ombudsman...

Perkuat Literasi Tata Kelola Pemerintahan, UMGO Gelar Kuliah Umum Bersama Anggota Ombudsman RI

0
Anggota Ombudsman Republik Indonesia, Partono Samino, S.IP., M.A..

 MataKta.co, Gorontalo – Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO) terus memperkuat literasi kebangsaan dan tata kelola pemerintahan bagi mahasiswa melalui kuliah umum yang menghadirkan Anggota Ombudsman Republik Indonesia, Partono Samino, S.IP., M.A.. Mengusung tema “Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih, Berwibawa, dan Peran Ombudsman Republik Indonesia”, kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Indoor David Bobihoe Akib, Rabu (8/7/2026).

Kuliah umum dihadiri oleh Anggota Ombudsman RI Partono Samino, M.A., Kepala Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Gorontalo Muslimin B. Putra beserta jajaran, Wakil Rektor I UMGO Dr. Muh. Firyal Akbar, Wakil Rektor II Dr. Salahudin Pakaya, Wakil Rektor III Dr. Thamrin Kum, para kepala UPT dan biro, dosen, serta mahasiswa UMGO yang mengikuti kegiatan dengan antusias.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor II UMGO, Dr. Salahudin Pakaya, menegaskan bahwa menghadirkan tokoh-tokoh nasional merupakan bagian dari komitmen UMGO dalam memperluas wawasan mahasiswa di luar ruang kelas.

“Kemarin kita menghadirkan Menteri Koordinator Bidang Pangan, dan hari ini kita mendapat kehormatan menerima Anggota Ombudsman Republik Indonesia. Kehadiran para tokoh nasional ini menjadi kesempatan berharga bagi mahasiswa untuk memperkaya pengetahuan, membangun jejaring, serta belajar langsung dari pengalaman para pemimpin bangsa,” ujarnya.

Ia berharap setiap kuliah umum yang diselenggarakan UMGO dapat menjadi bekal bagi mahasiswa dalam membangun karakter, memperluas relasi, dan menumbuhkan semangat belajar sebagai modal meraih kesuksesan di masa depan. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Partono Samino atas kesediaannya berbagi ilmu dan pengalaman bersama sivitas akademika UMGO.

Sementara itu, Anggota Ombudsman RI, Partono Samino, mengaku bersyukur dapat hadir di tengah sivitas akademika UMGO di sela agenda kunjungannya ke Gorontalo.

“Alhamdulillah saya bisa hadir di tengah-tengah mahasiswa UMGO. Selain menjalankan agenda bersama Pemerintah Provinsi Gorontalo, saya ingin bersilaturahmi dengan keluarga besar UMGO. Ini menjadi kehormatan bagi saya, terlebih saya mendengar banyak tokoh nasional yang telah hadir dan berbagi inspirasi di kampus ini,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Partono juga menceritakan kedekatannya dengan Muhammadiyah. Ia mengaku pernah menjadi pendiri ranting Muhammadiyah sekaligus Sekretaris Pemuda Muhammadiyah di tingkat kecamatan. Pengalaman tersebut, menurutnya, menjadi bagian penting dalam membentuk nilai-nilai kepemimpinan, integritas, dan semangat pengabdian kepada masyarakat.

Di hadapan mahasiswa, Partono mengajak generasi muda untuk tidak kehilangan optimisme meski bangsa masih menghadapi berbagai persoalan, salah satunya praktik korupsi yang kerap menjadi perhatian publik.

“Adik-adik mahasiswa tidak boleh pesimis. Harapan bangsa ini ada di tangan generasi muda. Kalian harus menjadi bagian dari solusi dalam memperbaiki tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik di Indonesia,” tegasnya.

Ia menjelaskan bahwa tata kelola pemerintahan yang bersih dan berwibawa merupakan fondasi utama dalam menciptakan pelayanan publik yang berkualitas. Kepercayaan masyarakat, menurutnya, hanya dapat dibangun melalui penyelenggaraan pemerintahan yang transparan, akuntabel, profesional, dan bebas dari praktik maladministrasi maupun penyalahgunaan wewenang.

Partono juga memperkenalkan peran Ombudsman Republik Indonesia sebagai lembaga negara yang bertugas mengawasi penyelenggaraan pelayanan publik, menerima laporan masyarakat, serta mendorong terciptanya pemerintahan yang berintegritas dan berpihak pada kepentingan rakyat.

Melalui kuliah umum ini, UMGO kembali menunjukkan komitmennya menghadirkan ruang belajar yang menghadapkan mahasiswa langsung dengan para tokoh nasional. Diharapkan kegiatan ini tidak hanya meningkatkan literasi mahasiswa mengenai tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik, tetapi juga menumbuhkan semangat untuk menjadi generasi yang berintegritas, kritis, dan siap berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia yang lebih baik.

Facebook Comments Box