Home Berita Melongok Alat Pengelolahan Sampah Plastik Menjadi BBM di DesaTerpencil

Melongok Alat Pengelolahan Sampah Plastik Menjadi BBM di DesaTerpencil

0

Matakita.co (Gorontalo) – Pirolisis salah satu alat mengurangi jumlah sampah plastik. diperkenalkan oleh Kambungu Beresi atau salah satu komunitas peduli lingkungan Desa Mohiyolo Kecamatan Asparaga Kabupaten Gorontalo.

Sugadi Hamsah mengatakan, sampah plastik dipanaskan pada suhu sekitar 500 derajat Celcius sehingga berubah fase menjadi gas, kemudian akan terjadi proses perengkahan (cracking). Selanjutnya gas tersebut dikondensasikan sehingga menjadi fase cair. Hasil kondensasi inilah yang bisa digunakan sebagai bahan bakar cair yang setara dengan bensin dan solar

“Dalam pemanasan tersebut dibutuhkan kurang lebih 2 jam lamanya sehingga berubah menjadi bahan cair” Tututrnya. Sabtu (7/9/2019)

Cokro Katili Ketua Pokja Perubahan Iklim mengatakan Beberapa lintas instansi di Pemerintah Kabupaten Gorontalo yang tergabung dalam Pokja perubahan iklim, ada beberapa kegiatan yang di endorse pertama, ialah keberpihakan Pemkab pada pengurangan sampah pelastik.

“kita sangat mengapresiasi Kambungu beresi yang punya inisiatif sangat baik dan tentunya bersesuaian dengan komitmen kami, untuk pengurangan sampah pelastik tersebut” Tuturnya

Prof Nelson Pomalingo mengatakan, pembuatan BBM dari sampah plastik yang dimotori oleh kambungu beresih tentu sangat luar biasa dan perlu di apresiasi.

Lanjutnya, Kita ketahui bersama Kab.Gorontalo salah satu kabupaten peduli lingkungan, terutama dalam mengatasi perubahan iklim, salah satu perubahan iklim tersebut ialah plastik. Sehingganya dengan adanya alat ini tentunya dapat menekan dampak lingkungan melalui sampah plastik.

“Saya sudah minta kepada balitbang untuk melakukam analisis kapasitas untuk menampung, kekurangan alatnya, hasilnya bagaimana, dan analisis untung ruginya, baik dari sisi ekonomi dan ekologis.” Tutupnya.

Facebook Comments