Home Berdikari Banser Datangi PN Surabaya di Sidang Vonis Gus Nus

Banser Datangi PN Surabaya di Sidang Vonis Gus Nus

0

MataKita.co, Surabaya – Massa mulai berdatangan di depan Gedung Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Kamis (17/10/2019), jelang sidang vonis terdakwa kasus pencemaran nama baik melalui video berjudul ‘Generasi Muda NU Penjilat’, Sugi Nur Raharja alias Gus Nur digelar.

Massa yang berjumlah puluhan orang itu mengenakan atribut Banser Nahdlatul Ulama (NU). Mereka berkumpul persis di depan gedung PN Surabaya.

Massa Banser ini melantunkan selawat melalui pengeras suara yang mereka bawa. Sebagian mereka juga nampak berpakaian bebas dan bersarung.

Perwakilan massa, Abdul Hadi Nur, mengatakan massa Banser dan santri ini akan menggelar doa bersama, istigasah serta selawat sebagai bentuk dukungan terhadap hakim, agar memberikan vonis yang setimpal terhadap Gus Nur.

“Kita men-support teman-teman untuk doa bersama, men-support dukungan moral untuk para hakim (agar) bekerja sesuai dengan yang kita lihat bersama-sama agar keputusannya itu betul-betul atas Sugi Nur ini diputus sesuai ganjarannya,” tutur dia.

Di sisi lain, nampak pula massa yang mengenakan pakaian putih-putih, berkumpul di sisi lain. Mereka juga membawa spanduk dukungan untuk Gus Nur, serta mengibarkan bendera tauhid.

Posisi antara massa Banser dan pendukung Gus Nur ini berhadapan, dengan jarak sekitar 100 meter.

“Dengan apa negeri ini akan diperbaiki? Jika dakwah amar ma’ruf nahi munkardianggap kriminal, Gus Nur tidak bersalah,” ujar salah satu dari mereka.

Pantauan CNNIndonesia.com di lokasi, Gedung PN Surabaya nampak dijaga ketat oleh kepolisian, pagar kawat berduri dipasang melingkar, mobil water canondan pengurai massa disiagakan. Ruas jalan Arjuno juga ditutup.

Sidang Gus Nur dijadwalkan digelar pukul 10.00 WIB, di PN Surabaya. Dalam sidang kali ini, ia akan menghadapi vonis dalam kasus pencemaran nama baik melalui video berjudul ‘Generasi Muda NU Penjilat’.

Kasus Gus Nur bermula saat Forum Pembela Kader Muda NU melaporkan Gus Nur ke Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim, 13 September 2018.

Gus Nur dilaporkan dengan dugaan menghina NU dan Banser di dalam video berdurasi satu menit 26 detik yang diunggah di media sosial. Polda Jatim akhirnya menetapkan sebagai tersangka pada November 2018.

cnn

Facebook Comments