Home Hukum Pemblokiran Capai 100 Triliun, Nasabah Bank Mandiri Tilamuta Tempuh Jalur Hukum

Pemblokiran Capai 100 Triliun, Nasabah Bank Mandiri Tilamuta Tempuh Jalur Hukum

0

Matakita.co (Boalemo) – Bank Mandiri diduga telah melakukan pemblokiran saldo Rekening  secara sepihak atas nama Sofyan Panigoro warga Desa Mohungo Kecamatan Tilamuta.

Hal tersebut dikuatkan dengan penyampaian kuasa hukum nasabah Sofyan Panigoro di hadapan para awak media, Jumat (10/1/2020)

Hendra Saidi Selaku kuasa hukum nasabah Sofyan Panigoro menyampaikan, kliennya merasa dirugikan atas tindakan pihak Bank Mandiri yang telah melakukan pemblokiran secara sepihak. Yang kejadiannya sudah dialami oleh nasabah selama 2 tahun.

“Dalam konteks pemblokiran, mengacu dalam UU Perbankan dan Peraturan Bank Indonesia menerangkan, bahwa pemblokiran itu dilakukan dalam 2 hal. Pertama, dilakukan atas permintaan nasabah kepada pihak bank, yang ke dua manakala terjadi proses hukum atas nasabah yang telah ditetapkan sebagai tersangka atau terdakwa oleh pihak penegak hukum. Sepanjang dua syarat ini terpenuhi makan pihak Bank boleh melakukan pemblokiran.” Jelasnya

Hendra menerangkan, sampai sejauh ini nasabah tidak pernah mendapatkan informasi resmi dari pihak Bank terkait pemblokiran, disisi lain nasabah sudah melakukan komunikasi dengan pihak Bank baik itu ditingkat cabang, pusat maupun di tingkat kanwil.

“Bahkan nasabah ini sudah melakukan metode oleh pihak Bank Mandiri dengan mengunakan Email Mandiri Center untuk melakukan keluhan-keluhan adanya hal yang dirugikan oleh nasabah, dan sampai hari ini pihak Bank Mandiri tidak pernah menyampaikan secara resmi alsan pasti adanya pemblokiran.” Ungkapnya.

Dirinya menambahkan, kebijakan yang di lakukan oleh pihak Bank Mandiri kepada kliennya adalah perbuatan melawan hukum.

”Tindakan ini bisa saya katakan adalah perbuatan melawan hukum sebagaimana di atur dalam Pasal 1365 KUHPerdata dan di dukung oleh UU Perbankan tentang Perlindungan Konsumen. Olehnya kami akan melakukan langkah-langkah hukum atas tindakan ini, karena sudah merugikan nasabah, “

Yang lebih mengejutkan kata Hendra,  jumlah blokiran saldo rekening kliennya hingga 100 triliun rupiah dengan saldo akhir yang hanya 29 juta rupiah. Disinyalir jangan sampai ada oknum Bank yang telah menyalah gunakan rekening nasabah tersebut.

”Kami menduga ada oknum Bank yang menyalah gunakan rekening nasabah, dan jika dugaan kami ini benar adanya, maka ini adalah tindakan kejahatan Perbankan yang sudah merugikan nasabah, ” Pungkasnya.

Sementara itu Andi Teddy Aldrin Hadju kepala cabang Pembantu Bank Mandiri Tilamuta saat di temui oleh awak media Senin (13/1/2020) di kantor KCP Bank Mandir Tilamuta menyampaikan, bahwa pihaknya tidak tahu menahu soal pemblokiran rekening nasabah atas nama Sofyan Panigoro.

”Saya tidak berhak untuk memberikan keterangan, karena yang melakukan pemblokiran itu bukan pihak kami, tapi dari pusat. Bahkan rekening cabangnya dari Palu, Jadi untuk informasinya itu harus ke pusat.” Tandasnya

Facebook Comments