Home Kampus Protes Kebijakan Rektor, Mahasiswa IAIN Sultan AMAI Gorontalo Gelar Unjuk Rasa

Protes Kebijakan Rektor, Mahasiswa IAIN Sultan AMAI Gorontalo Gelar Unjuk Rasa

0

MataKita.co, Gorontalo – Mahasiswa IAIN Sultan AMAI Gorontalo gelar aksi unjuk rasa damai di depan kantor direktorat Kampus 2 IAIN Sultan AMAI Gorontalo, Kecamatan Limboto Barat Kabupaten Gorontalo. Senin (17/02/2020).

Puluhan mahasiswa semester delapan itu sebelumnya melakukan Orasi dan membakar ban mobil bekas sebanyak 2 buah di depan kantor Direktorat IAIN Gorontalo.

BEM IAIN Sultan AMAI Gorontalo Agung Datau dan Orator Aidin Pakaya, Fadel Hilawango, dan Dodi Bibiku.

Dalam orasinya juga menyebutkan Rektor tidak bisa mengambil kebijakan dan kebijakan rektor yang berubah ubah.

“Hasil Keputusan Kebijakan rektor tidak melibatkan mahasiswa dan selalu menuntut agar mahasiswa yg tidak ikut KKS agar segera di Ikutkan.” Ucap BEM IAIN.

Setelah melakukan Orasi para mahasiswa di terima oleh Ketua Rektor IAIN Gorontalo Dr. Lahaji M.Ag. yg di dampingi oleh Kepala Jurusan Hasyim Wantu serta para staf rektor.

Adapun yang menjadi tuntutan mahasiswa yaitu Meminta kepada pihak rektor agar mengevaluasi kembali kebijakan Rektor sebelumnya tentang KKS harus memenuhi syarat salah satunya Nilai SKS harus 120 namun oleh rektor di bijaksanai nilai SKS 115 bisa ikut KKS.

Menyikapi tuntutan tersebut ketua Rektor IAIN memberikan tanggapan. Dirinya menyebutkan bahwa angkatan sebelumnya Pihak Rektor dapat membijaksanai apabila mahasiswa yang nilai SKS tidak mencukupi 120 bisa ikut KKS.

“Namun saat dengan adanya perubahan sistem maka para mahasiswa harus mencukupi nilai SKS 120 dan apabila nilai tersebut tidak bisa di penuhi sistem secara online akan menolak dan tidak bisa mengikuti KKS.” Terang Dr. Lahaji.

“sistem tersebut yaitu PDDikti (Pangkalan Data Pendidikan Tinggi) yang menginformasikan tentang status dari pada Mahasiswa dan sistem PDDikti berlaku di seluruh Universitas se Indonesia.” Lanjutnya.

Dengan adanya penjelasan dari pihak Rektor para mahasiswa membubarkan diri.

Giat Aksi Unras tersebut di lakukan pengamanan terbuka dan tertutup oleh Personil Polres Gorontalo dan Polsek Limboto Barat yg di pimpin oleh Kabag Ops Res Gorontalo yang di dampingi oleh Kasat Reskrim, Kasat Intelkam, Kasat Sabhara Res Gorontalo dan Kapolsek Limboto Barat.

Tuntutan dari pada mahasiswa tarsebut akan di rapatkan oleh pihak Rektor dan Dosen serta para mahasiswa.

Facebook Comments