Home Kampus Mahasiswa Unisan Buat Prototype Alat Pendeteksi Banjir

Mahasiswa Unisan Buat Prototype Alat Pendeteksi Banjir

0

Matakita.co ( Boalemo ) – Banjir merupakan bagian dari permasalahan fisik di permukaan bumi yang di akibatkan oleh luapan air sungai maupun curah hujan yang tinggi.

Bersamaan dengan Yudisium Fakultas Hukum Universitas Ichsan Gorontalo, Salah satu mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer Unisan Gorontalo Vickramsyah Diko melaksanakan ujian skripsi secara daring dengan memaparkan temuan hebat, yakni alat pendeteksi ketinggian permukaan air yang berfungsi untuk mengetahui akan terjadinya bencana banjir. Senin ( 3/8/2020 )

Di temui oleh matakita.co setelah ujian skripsi, Vickramsyah menjelaskan tujuan dari alat yang di paparkan dalam ujian skripsi yang berjudul  “Sistem Cerdas PendeI Banjir Dengan Sensor Ultrasonik Dan Mikrokontroler” tersebut untuk mempermudah masyarakat dalam mengetahui ketinggian air yang akan mengakibatkan banjir

“Mengingat Provinsi Gorontalo khususnya Kabupapaten Boalemo yang rawan akan banjir, maka saya ber inisiatif melakukan penelitian terhadap alat ini dengan jangka waktu selama 6 bulan.” Ujar Vikram sapaan akrabnya

Vikram yang merupakan Pemuda Hungayonaa tersebut juga menerangkan, cara kerja dari alat yang masih dalam bentuk prototype tersebut menggunakan sensor ultrasonik sebagai pendeteksi ketinggian air dengan bantuan mikrokontroler sehingga status ketinggian air yang semakin naik akan di tampilkan pada LCD Panel dengan status berbeda-beda,seperti status normal, status siaga, status waspada, dan status awas.

“Terdapat pula lampu indikator dengan warna berbeda yang memperingati setiap status dari ketinggian air yang terpampang di LCD panel dan juga speaker buzzer sebagai penanda status awas seperti halnya sirene” Jelasnya

“Alat ini akan bekerja secara tepat waktu, tidak perlu menunggu lama untuk mengetahui status ketinggian air, saat air sudah mulai naik, maka status yang terpampang di LCD Panel akan berubah, ketika ketinggian air akan mencapai status awas, maka speaker buzzer akan mengeluarkan suara peringatan sama halnya dengan sirene.” Tambahnya Lagi

Foto : Prototype Alat Pendeteksi Banjir Buatan Mahasiswa Unisan

Vikram berharap, Pemerintah Daerah bisa menaruh perhatian penuh dan membantu dalam pengembangan alat tersebut, khususnya instansi terkait yang menanggulangi bencana alam.

“Besar harapan saya untuk bisa melakukan kerja sama dengan pemerintah daerah dalam pengembangan alat ini. Juga, saya berharap pemerintah bisa menaruh perhatian penuh dengan alat yang saya ciptakan, agar bisa di gunakan secepatnya” Harap Vikram

Sementara itu, Hamsir Saleh S.kom., M.kom yang juga penguji dalam ujian skripsi tersebut sangat mengapresiasi

Dengan apa yang di ciptakan mahasiswa asal Boalemo itu. Hamsir menilai, penyaji mampu mendemonstransikan alat pendeteksi banjir dengan sensor ultrasonik dan mikrokontroler yang masih dalam bentuk prototype tersebut.

Tidak hanya itu, Hamsir terkesan dengan penyaji yang mampu menjelaskan tahap-tahap proses perakitan dan pembuatan program alat pendeteksi tersebut.

“Saya berharap, agar prototype dari alat pendeteksi ini dapat di usulkan ke pemerintah daerah, khususnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD ). Dan juga, mendapat dukungan penuh dari pihak pemerintah agar alat ini bisa segera di implementasikan.” Ungkap Hamsir

“Mengingat saat ini bencana banjir rutin terjadi di beberap wilayah Provinsi Gorontalo khususnya yang berada di wilayah Boalemo, maka dengan alat ini, ketinggian debit air dalam suatu wilayah dapat di ketahui dengan cepat dan masyarakat bisa lebih waspada dan mengantisipasi saat ada luapan sungai dan curah hujan yang tinggi.” Tutupnya

Facebook Comments
ADVERTISEMENT