Beranda Edukasi Rembuk Stunting di Desa Rappang, Kepala Desa Menghimbau Proaktivitas dan Partisipasi oleh...

Rembuk Stunting di Desa Rappang, Kepala Desa Menghimbau Proaktivitas dan Partisipasi oleh Seluruh Lapisan Masyarakat untuk Menurunkan Angka Stunting

1

Matakita.co, Polman- Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Penurunan Stunting dengan Lokus (Lokasi Khusus) Sulawesi Barat di bawah bimbingan DPK ibu Dr. Apik Indarty Moedjiono, S.KM, M.Si dan Kepala Desa Rappang bapak Mustapa Siali di Desa Rappang dengan seluruh aparat beserta jajarannya dan sektor yang terkait mengadakan Rembuk Stunting di Kantor Desa Rappang. Kamis, 22 Juli 2022

Kegiatan tersebut adalah suatu langkah penting yang perlu dilakukan pemerintah setempat untuk memastikan pelaksanaan rencana kegiatan intervensi pencegahan dan penurunan stunting dilakukan secara bersama-sama antara OPD penanggung jawab layanan dengan sektor/lembaga non-pemerintah dan masyarakat dan telah terlaksana dengan maksimal.

Kegiatan ini dilaksanakan secara langsung dan dihadiri oleh beberapa tamu undangan yang memiliki pengaruh dan peran dalam ranah tersebut, diantaranya adalah Bhabinsa Desa Rappang, Ketua dan staf Badan Permusyawaratan Desa Rappang, Petugas Lapangan Keluarga Berencana atau PLKB Desa Rappang, dan Pendamping Desa beserta Kader Posyandu, Ceting (Pencegahan Stunting), TPK (Tim Pendamping Keluarga), KPM (Kader Pembangunan Manusia) dan Mahasiswa KKNT PSSB Universitas Hasanuddin Gel-108 turut hadir dalam kegiatan diskusi tersebut. Sekretaris Kecamatan Tapango juga hadir dalam kegiatan ini selaku perwakilan Kecamatan Tapango.

ADVERTISEMENT

Rembuk Stunting tersebut diawali dengan sambutan oleh Kepala Desa Rappang, Mustapa Siali yang kemudian diikuti dengan ajakan untuk proaktivitas dan sinergitas dalam mengupayakan yang terbaik dalam penurunan angka stunting untuk desa ini sendiri. “Kita memerlukan kerja sama, koordinasi antara satu dengan yang lain,” ujarnya. Hal tersebut ditekankan agar tidak terjadinya ketidakselarasan dalam pendataan dan miskomunikasi dalam penanganan oleh segenap aparat dan pelaksana tugas. Sambutan berikutnya adalah dari Bhabinsa Desa Rappang, Ketua BPD Rappang, dan sambutan terakhir disampaikan oleh Sekretaris Kecamatan Tapango

Rangkaian kegiatan berikutnya adalah arahan, yang mana dalam hal ini dibuka oleh UPTD Puskesmas Pelitakan yang membahas terkait rencana kegiatan intervensi gizi dengan melibatkan seluruh sektor yang berpengaruh dalam upaya penurunan stunting di desa tersebut. Pembahasan yang sama diteruskan oleh Pendamping Desa dan PLKB Desa Rappang yang kemudian langsung disatukan dengan sesi pembacaan konvergensi desa Rappang oleh KPM dan dilanjutkan dengan sesi diskusi yang dipandu oleh Pendamping Desa sepanjang kegiatan tersebut. Hasil diskusi kemudian dicatat oleh pemandu acara, dalam hal ini yaitu perwakilan mahasiswa KKNT Unhas, dan disatukan dalam catatan rencana pembangunan daerah terkait penurunan stunting.

Pemerintah Daerah Desa Rappang, Lembaga Non-Pemerintah, dan seluruh hadirin rembuk menyepakati hasil dengan prioritas sasaran berada di efisiensi pelaksanaan dan maksimalisasi sarana dan prasarana terkait pencegahan dan penanggulangan stunting di kawasan Desa Rappang. “Kita berharap agar desa (Rappang) ini dapat menjadi percontohan bagi desa sekitar dan kedepannya tidak terikat oleh permasalahan stunting ini terus menerus,” tutur Kepala Desa Rappang.

Facebook Comments
ADVERTISEMENT