MataKita.co, Makassar – Program Studi D4 Bisnis Digital, Jurusan Administrasi Niaga, Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) menggelar forum Evaluasi Kurikulum, Jumat (26/6/2026) bersama praktisi industri guna menyelaraskan capaian pembelajaran akademik dengan kebutuhan sektor kerja digital yang dinamis.
Dalam forum yang berlangsung secara daring tersebut, Managing Director SKENA, Uswatun Hasanah, hadir sebagai salah satu narasumber utama untuk membedah kompetensi prioritas yang wajib dikuasai oleh lulusan perguruan tinggi saat ini.
Dalam paparannya, Uswatun menekankan bahwa lanskap industri kreatif dan bisnis digital modern menuntut adanya pergeseran fokus kompetensi.
Ia menekankan bahwa, literasi data kini bukan lagi menjadi keahlian eksklusif departemen teknologi, melainkan sebuah kompetensi dasar yang mutlak dibutuhkan oleh seluruh lini departemen di dalam sebuah perusahaan.
“Kemampuan membaca data, menganalisis, menarik wawasan, hingga mengambil keputusan strategis berbasis data adalah fondasi utama bagi talenta digital saat ini. Industri membutuhkan lulusan yang tidak hanya akrab dengan perangkat teknis seperti Excel, Google Sheets, Google Analytics, Power BI, hingga dasar-dasar SQL, tetapi juga mampu menerjemahkan angka-angka tersebut menjadi strategi pertumbuhan bisnis,” paparnya.
Selain kecakapan teknis dalam mengolah data, Uswatun menggarisbawahi pentingnya penguatan aspek soft skills substantif bagi para lulusan baru.
Ia juga menekankan soft skills yang menjadi prioritas dalam menghadapi industri saat ini. Pertama, kemampuan komunikasi yang mencakup kejelasan menyampaikan ide, penulisan email profesional, presentasi bisnis, hingga komunikasi dengan klien. Kedua, berpikir kritis dalam mengolah informasi guna melahirkan keputusan berbasis data. Ketiga, kemampuan pemecahan masalah yang runut, mulai dari mengidentifikasi akar masalah, menyusun alternatif solusi, hingga melakukan evaluasi terhadap hasil eksekusi.
Merespons kebutuhan tersebut, Managing Director agensi kreatif digital SKENA tersebut merekomendasikan sejumlah pembaruan strategis ke dalam draf Kurikulum Bisnis Digital PNUP.
” Beberapa rekomendasi kurikulum untuk prodi bisnis digital yang diusulkan untuk diadopsi secara mendalam meliputi Growth Marketing, Business Intelligence & Analytics, Artificial Intelligence (AI) for Business, CRM & Marketing Automation, serta Brand Communication & Digital Content,” jelasnya.
Guna menjamin efektivitas implementasi kurikulum ini, Uswa sapaannya, juga menyarankan agar PNUP melalui evaluasi kurikulum yang melibatkan pakar dan praktisi ini, diharapkan Program Studi D4 Bisnis Digital PNUP mampu mencetak talenta-talenta unggul yang tidak hanya memiliki keahlian akademik yang matang.
“Juga memiliki kesiapan adaptasi yang tinggi terhadap penetrasi teknologi serta dinamika industri modern secara berkelanjutan,” imbuhnya.







































