MataKita.co, Gorontalo – Berasal dari berbagai daerah dan latar belakang profesi, sebanyak 235 mahasiswa baru kelas Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) dan kelas karyawan Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO) mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) dan Program Pembinaan Kepribadian dan Karakter Mahasiswa Baru (PPKKMB) terintegrasi Baitul Arqam Tahun Akademik 2026/2027, Jumat (9/10/2026), di Gedung Indoor David Bobihoe Akib UMGO.
Menariknya, di antara ratusan mahasiswa tersebut, terdapat peserta dari kalangan anggota kepolisian, tentara, hingga Wakil Bupati Banggai Kepulauan. Kehadiran mahasiswa dengan beragam profesi ini menjadi gambaran bahwa semangat menempuh pendidikan tinggi dapat berjalan beriringan dengan tanggung jawab pekerjaan dan pengabdian kepada masyarakat.
Sebanyak 235 mahasiswa tersebut berasal dari sejumlah daerah, di antaranya Sulawesi Utara, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, hingga Jakarta. Mereka tersebar di berbagai program studi dan memilih UMGO sebagai tempat untuk melanjutkan pendidikan tinggi.
Ketua Panitia PKKMB, Ririn Gintulangi, S.Sos., M.Si., menyampaikan terima kasih kepada seluruh mahasiswa yang telah mempercayakan UMGO sebagai tempat untuk melanjutkan pendidikan. Ia juga menekankan bahwa pelaksanaan PKKMB dan PPKKMB yang terintegrasi dengan Baitul Arqam menjadi bagian penting dalam mengawali perjalanan mahasiswa di lingkungan kampus.
Kegiatan ini tidak hanya memperkenalkan sistem akademik dan kehidupan kampus, tetapi juga menjadi ruang pembinaan kepribadian serta penguatan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan sebagai ciri khas pendidikan di lingkungan Muhammadiyah.
Rektor UMGO, Prof. Dr. Abd. Kadim Masaong, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh mahasiswa baru. Ia mengapresiasi antusiasme para peserta yang memilih UMGO untuk melanjutkan dan menyelesaikan pendidikan, termasuk mereka yang harus membagi waktu antara pekerjaan dan perkuliahan.
“Atas nama civitas akademika UMGO, kami mengucapkan selamat datang dan selamat bergabung di UMGO. Kami menyambut baik antusiasme Bapak dan Ibu sekalian yang telah memilih UMGO untuk melanjutkan dan menyelesaikan pendidikan,” ujarnya.
Rektor menegaskan bahwa pendidikan tinggi bukan semata-mata tentang memperoleh gelar atau ijazah, melainkan juga tentang membangun pengetahuan yang bermanfaat dan membentuk pribadi yang berlandaskan iman.
“Ijazah itu penting, tetapi jauh lebih penting adalah ilmu pengetahuan. Ilmu itu penting, tetapi kalau tidak dibarengi dengan iman, akan sangat berbahaya,” tegasnya.
Pesan tersebut menjadi penekanan bahwa capaian akademik perlu berjalan seiring dengan pembentukan karakter dan penguatan nilai spiritual. Dengan demikian, ilmu yang diperoleh tidak hanya menjadi bekal dalam mengembangkan karier, tetapi juga dapat digunakan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.
Melalui PKKMB dan PPKKMB terintegrasi Baitul Arqam, UMGO berupaya membangun fondasi awal bagi mahasiswa baru agar mampu menjalani kehidupan akademik dengan baik sekaligus memahami nilai-nilai yang menjadi landasan pendidikan di kampus.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Rektor I Dr. Muh. Firyal Akbar, Wakil Rektor II Dr. Salahudin Pakaya, Wakil Rektor III Dr. Thamrin Kum, Kepala Biro Umum dan Keuangan Ramlah Alkatiri, M.Si., Direktur Pascasarjana UMGO Dr. Arfan Tilome, para dekan, kepala pusat, ketua program studi, dosen, serta mahasiswa.
Melalui kegiatan ini, UMGO menyambut 235 mahasiswa baru dari berbagai daerah dan profesi untuk memulai perjalanan akademik, memperluas wawasan, serta memperkuat karakter sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.








































