MataKita.co, Enrekang – Telah terjadi bencana Tanah Longsor yang menutup jalan dan memutus akses penghubung Desa Palakka-Desa Kaluppang Kecamatan Maiwa pada hari Minggu, 03/02/2019 yang terjadi pada pkl 02wita Dini hari akibat hujan lebat yang mengguyur diwilayah Kabupaten Enrekang.
Sebelumnya juga Telah terjadi bencana Tanah Longsor di desa Karrang Kec. Cendana yang menimpa rumah warga an. Ibu Cuba(75 th), pada Kamis malam (28/02/2019). Kejadian tersebut skitar pukul 19.00 wita, yang disebabkan hujan lebat yang di sertai petir dan angin kencang. Tebing tanah yang berada di belakang rumah tersebut ambruk bergerak masuk ke ruang dapur merusak dinding rumah dan kamar mandi. TRC BPBD Kabupaten Enrekang, Jumat pagi (29/2/2019) mengerahkan personil TRC dan mnurunkan alat berat eskavator utk mlakukan pmbersihan material.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Enrekang yang dipimpin oleh Lukman Dering bersama bersama dengan personil TRC menuju lokasi kejadian pada Minggu pagi dalam kesempatan tersebut dirinya mengatakan bahwa “TRC BPBD langsung brkoordinasi dengan Kepala Desa dan masyarakat melakukan evakuasi material tanah akibat longsoran yang menutup jalan tersebut.” Ungkapnya.
Lebih lanjut ditambahkannya juga bahwa “Longsor menjadi salah satu bencana yang paling sering terjadi dikabupaten Enrekang utamanya saat musim hujan.
Sementara itu terpisah Kepala Pelaksana Badan Penanggulangn Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Enrekang Benny Mansjur mengatakan bahwa beberapa wilayah yang rentan longsor juga bisa terjadi di wilayah kecamatan anaggeraja tepatnya di kelurahan tanete.
“Berdasarkan pantauan TRC BPBD ruas jalan poros yang menghubungkan antara kota Enrekang dan Kabupaten Toraja ada beberapa titik yang rentan longsor, Tebing yang ada disisi jalan tanahnya sudah tergerus dan jatuh kesisi jalan Jika curah hujan tetap tinggi maka besar kemungkinan akan terjadi longsor dan mnutup badan jalan.” Ungkapnya.
Lebih lanjut ditambahkannya juga bahwa untuk itu menghimbau kepada pengguna jalan khususnya yang melinyas diwilayah tersebut agar berhati-hati.
“Jika hujan dengan intensitas yang tinggi maka tumpukan material tanah akan merembet ke jalanan dan jalan menjadi licin. Ini bisa mnimbulkan lakalantas.” Pungkasnya.
(Bang El)









































