Home Kampus Darul Opinews Bahas Literasi Jalan Revolusi di Kampus UIN Alauddin

Darul Opinews Bahas Literasi Jalan Revolusi di Kampus UIN Alauddin

192
0
SHARE

MataKita.co, Gowa – Komunitas study literasi Darul Opinews menggelar kajian perdana dihadapan sejumlah mahasiswa. kajian perdana “stage 1: road to declaration” yang dilaksanakan di Kampus 2 UIN Alauddin, Samata Kabupaten Gowa.Kegiatan ini merupakan serangkaian kegiatan menuju deklarasi komunitas ini yang akan diselenggarakan beberapa minggu kedepan.

Komunitas Darul Opinews mengangkat tema “Literasi Jalan Revolusi” menghadirkan Ketua umum Pemuda Madani, Furqan Jurdi sebagai pemantik diskusi, yang merupakan aktivis kemahasiswaan dan juga masih produktif dalam menulis beberapa buku yang bersifat ilmiah dan ideologis.

Furqan Jurdi bahwa sejarah revolusi itu adalah sejarah yang lahir dari catatan dan studi yang mendalam. Sehingga melahirkan perubahan yang besar dalam kehidupan manusia.

Dalam kajian perdana ini pemantik berhasil mengundang antusias mahasiswa yang berlangsung secara dinamis yang ditandai dengan berbagai macam pertanyaan kritis terkait prospek dan peran literasi dalam menghasilkan sebuah gerakan revolusi.

Ketua Komunitas Literasi Muh.Fadli mengungkapkan penting aktivis untuk mengkampanyekan aktivitas literasi melalui sebuah pembentukan wadah sebagai laboratorium dalam melestarikan budaya baca dan tulis yang diakomodir melalui karya buletin dikalangan kaum muda milenial khsusnya mahasiswa.

Ketua umum IMM cabang Gowa M. Ahsan Agussalim juga menyatakan bahwa komunitas ini berekspektasi agar perannya dapat berfungsi dengan baik dan berorientasi sebagai wadah positif bagi semua kalangan muda dalam menganulir pola kehidupan para mahasiswa dan generasi milenial yang kian hari makin terdegradasi kearah negatif (tawuran, pergaulan bebas, dll) yang ditransformasikan kedalam sebuah spirit kekaryaan literasi.

“Eksistensi komunitas yang berorientasi pada aktivitas literasi ini adalah sebagai wujud kontribusi generasi milenial terhadap masyarakat dalam memassifkan pentingnya kesadaran menulis dan membaca sebagai gaya hidup yang positif dan sarana alternatif untuk menyampaikan aspirasi dan gagasan melalui secarik kertas dan berisi ide-ide segar tanpa harus mencaci maki secara verbal terhadap realitas yang ada saat ini” Tutupnya

Facebook Comments
Baca Juga  KKN-PPL UNM Gelar Seminar Pelajar Anti Korupsi di Takalar