Home Fajlurrahman Jurdi Selamat cak Nanto, Semoga Amanah

Selamat cak Nanto, Semoga Amanah

104
0
SHARE

Oleh : Fajlurrahman Jurdi*

Bermula dari Ambon, baku tumbuk di “lampung”, saling gesek di Bandung, lalu terakhir saya menutup di Medan. Likunya panjang. Ini jalan politik yang menggembirakan. Sekuat apapun kita saling memaki, persahabatan yang lentur dan koalisi selalu terbuka, karena politik adalah jalan hidup yang kita pilih, maka tak ada yang abadi. Musuh dan kawan selalu silih berganti. Tak dapat saya bayangkan Faisal harus tabrakan ditengah jalan kali ini. Tapi saya memahami, bahwa semuanya lentur. Ini soal permainan yang harus diselesaikan.

Bagi saya ini bukan akhir, dan kemenangan ini merupakan tumpukan kegagalan panjang. Ini hanya awal mula, bahwa ada seorang lelaki yang menempuh jalan jauh dalam gerbong kereta hendak menaklukan “hutan” jakarta. Meskipun di awali dengan keringat dan separuh air mata, namun saya melihat ada cahaya di ujung sana, cahaya tentang kemungkinan bahwa penaklukan terhadap “tanah jajahan” itu mulai menemukan titik terangnya.

Saya hanya salah satu diantara kawan yang meresapi jalan hidupmu serta mengambil pelajaran, bahwa “perjuangan harus terus berjalan”. Pada ujungnya nanti, akan ada titik cahaya sebagai pertanda, bahwa kita adalah anak-anak zaman yang terus berubah dan mengejar perubahan.

Facebook Comments
Baca Juga  Penerbitan Dokumen Akta Kelahiran Tandai Peringatan Hari Gerak Bhayangkari ke 57 di Kep. Selayar