Home Berita Obyek Wisata Baru, Hadir Di Gorontalo Utara

Obyek Wisata Baru, Hadir Di Gorontalo Utara

0

Matakita.co (Gorontalo) – Sosialisasi Hasil penelitian Benteng Mas di Desa Cisadane Kecamatan Kwandang Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut), diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Balai Arkeologi Sulawesi Utara. Rabu (08/05/2019).

PLH. Asisten 1 Kabupaten Gorontalo Utara, Abdul Wahab Paudi dalam Sosialisasi hasil penelitian Benteng Mas, dirinya berharap Benteng tersebut bisa menjadi Objek Wisata di Kabupaten Gorut, karena benteng tersebut memiliki nilai sejarah.

Menurutnya ada berapa obyek yang harus di benah untuk membangun wisata di Benteng Mas Kabupaten Gorontalo Utara. “salah satunya bagaimana caranya menarik turis asing atau lokal.” Kata Abdul Wahab Paudi.

Dalam sambutan Abdul Wahab Paudi menjelaskan kepada peserta bahwa cagar budaya memiliki Undang-undang yang mengatur tentang pelestarian serta Bangunan bersejarah.

“kami akan bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk melestarikan dan menjaga cagar budaya.” Pungkas Abdul Wahab Paudi.

Dirinya mengatakan Pemerintah pun wajib melindungi serta melestarikan tempat yang di anggap mempunyai nilai sejarah untuk dijadikan obyek wisata.

Upaya dinamis yang dilakukan oleh pemerintah daerah Kabupaten Gorut untuk mempertahankan keberadaan cagar budaya yang memiliki Nilai sejarah, dengan cara melindungi, mengembangkan dan memanfaatkannya.

Usai mengikuti Sosialisasi para Tim Arkeolog beserta para peserta langsung menuju ke lokasi penggalian serta melihat langsung bangunan bersejarah, Benteng Mas berada di Desa Cisadane Kecamatan Kwandang Kab. Gorut.

Saat berada di lokasi tim arkeolog menjelaskan tentang Benteng Mas kepada masyarakat setempat. Benteng spesial dan unik dibangun dengan luas 100 X 80 meter dan dinding batu yang diambil dari batu karang yang bisa bertahan sampai berapa lamanya.

Tiga bastion yang dulunya dikabarkan telah hilang telah ditemukan oleh para Tim Arkeolog dengan penggalian selama 20 hari.

Penemuan bastion oleh balai arkeolog

Adapun kendala yang dihadapi oleh tim arkeolog yakni sampah yang ada di lokasi temuan bastion Benteng Mas.

“himbauan untuk masyarakat sekitar agar melestarikan tempat ini dan mengurangi pembuangan sampah di area tersebut.” Pinta Tim Arkeolog

Menurut analisa arkeolog Benteng Mas di bangun bertujuan untuk menampung sumber daya alam serta pertahanan. Kondisi lingkungan berperan terhadap arah bentuk dan teknologi.

Facebook Comments