Home NASIONAL Gandeng SKK Migas, GEMINI Bahas Resolusi Konflik Kegiatan Industri Hulu Migas VS...

Gandeng SKK Migas, GEMINI Bahas Resolusi Konflik Kegiatan Industri Hulu Migas VS Masyarakat Sekitar

0

MataKita.co, Jakarta – Gerakan Milenial Independen Indonesia (GEMINI) menggelar Bedah Buku berjudul “Resolusi Konflik Kegiatan Industri Hulu Migas VS Masyarakat Sekitar”. kegiatan ini berlangsung di Upnormal Cikini, Jakarta (8/7/2019).

Kegiatan yang di inisiasi oleh GEMINI bekerjasama dengan Satuan Khusus Kerja (SKK) Migas dihadiri peserta dari perwakilan dari organisasi kepemudaan (Cipayung Plus ), Organisasi Gerakan dan perwakilan kampus yang ada di Jakarta.

Founder Gemini, Nurjannah dalam sambutanya mengatakan bahwa Gemini hadir untuk memberikan ruang buat anak muda. Dimana anak muda harus terus belajar dan berbuat mengingat Generasi Milenial di Era Revolusi Industri 4.0 menuju 5.0.

“Olehnya itu pemuda wajib mengisi kapasitas diri, Bangsa Indonesia kaya dengan sumber daya alam termasuk minyak dan gas bumi yang merupakan SDA yang strategis bukan hanya sebagai pemasok kebutuhan bahan bakar dan bahan baku industri tetapi juga sebagai sumber penerimaan Negara” tegas pengurus Kohati PB HMI ini.

Didik.S. Setyadi, Penulis Buku bertindak sebagai narasumber utama menyampaikan apresiasi atas forum siang ini. Trimakasih Jhane atas komunikasi baik, Intens yang kamu bangun sehingga kita bersilaturahim, Jhane sudah saya anggap seperti adik saya.

Dalam paparannya, Didik.S. Setyadi mengatakan bahwa Sektor Hulu yg merupakan tahap awal eksplorasi sering dipertemukan dgn kondisi lapangan yg kurang kondusif. Isu lingkungan hidup menjadi tema sentral penolakan komunitas masyarakat menyikapi kegiatan operasi ekplorasi perusahaan oil dan Gas yg terlibat sebagai pihak K3S (Kontraktor Kontrak Kerja Sama). Pihak SKK Migas sangat mengapresiasi kegiatan sosialisasi ini demi membangun kesepahaman bersama dalam mengelolah konflik yg terjadi dgn masyarakat sekitar, sudah saatnya kita harus bangun kolaborasi untuk membangun bangsa ini.

Sementara itu Ketua Dewan Nasional (DN) Walhi, Risma Umar memandang bahwa pihak SKK Migas sudah mulai menunjukkan itikad baik mereka dalam pengelolaan area industri Hulu yg berlangsung disejumlah daerah.

“Bahkan sangat mendukung segala bentuk kampanye sosialisasi pihak SKK Migas bersama generasi Milenial” lanjut Ketua DN Walhi ini.

Narasi utama dalam bedah buku kali ini adalah Urgensi penanganan konflik industrial dilapangan akibat ketidaksepahaman antara pihak Stakeholder, Pelaku Kontrak Kerjasama bersama rumpun masyarakat yg bermukim disekitar.

Facebook Comments