Home Mimbar Ide Ber-kurban

Ber-kurban

0
Ilustrasi hewan qurban

Oleh : Asratillah*

Jika kita membaca sejarah agama-agama, maka “ber-kurban”, adalah hal yang umum. Mulai dari tradisi kurban yang tampak “kejam nan sadis” seperti pada tradisi Aztec, hingga tradisi kurban yang tampak lebih “soft”, seperti pada agama Islam.

Tapi, beberapa sejarawan agama dan pakar antropologi agama melihat, bahwa tradisi “kurban” pada agama-agama bisa dilihat sebagai “sarana penyaluran” potensi “kekejaman” atau “sisi gelap” yang “built in” pada diri manusia melalui sarana-ritual tertentu.

Hal demikian konon berfungsi, agar “sisi gelap” pada manusia, tidak “diumbar”, sehingga tak “melahap” sesama atau apapun di sekitarnya secara membabi buta (chaotik).

Semoga, benarlah demikian adanya. Agar yang sempat “ber-kurban” pada hari bahagia ini, semakin “sempit jalannya” untuk berbuat “kejam” pada sesama, semakin manusiawi dan bertambah luhur dalam ber-sesama.

Selamat Idul Qurban 1440 H

*) Penulis adalah Direktur Profetik Institute

Facebook Comments