Home Berdikari Anggota DPRD Provinsi Sulsel Ajak Perempuan Enrekang Terlibat dalam Pencegahan Penyebaran Virus...

Anggota DPRD Provinsi Sulsel Ajak Perempuan Enrekang Terlibat dalam Pencegahan Penyebaran Virus Corona

0
ADVERTISEMENT

MataKita.co, Enrekang – Penyebar Luasan Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Sulawesi Selatan No.1 Tahun 2016 Tentang Pengaruhsutanaan Gender Dalam Pembangunan Daerah, Kegiatan Tersebut dilaksanakan di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah Jalan Siliwangi Kabupaten Enrekang. Kegiatan Penyebarluasan Perda tersrbut dilaksanakan Dengan Mengguakan Protokol Kesehatan dalam 5 Sesi.

Hadir dalam Kesempatan tersebut Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Drs. H. arifin Bando, Camat Enrekang Mahmuddin, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak H. Burhanuddin, dan  bertindak selaku Moderator Nursyamsi El Zakaria Sima.

Dalam kesempatan tersebut Arifin Bando mengatakan Bahwa  Kesetaraan laki laki dan perempan dalm mengambil proses pembangunan daerah, jangan selalalu salah presepsi. Itulah yang menjadi makna dalam ksesetaraan gender baik itu di tingkat kabupaten hingha tingkat nasional

ADVERTISEMENT

Kebijakan di tingkat I diatas bahwa tugas kami di DPRD adalah fungsi legislatif sebagai wakil kita yang ada di DPRD Provinsi.

“Membuat peraturan daerah setelah dibahas rancangan tersebut di tingkat provinsi dan telah disepakati bersama maka salah satu tugas kita adalah mensosialisasikan dan menyebarluaskan ke masyarakat,” ungkapnya.

Lebih lanjut dirinya menambahkan bahwa terkait dengan kondisi yang ada saat ini peran perempuan dalam ranggka memutus matarantai Penyebaran Virus Corona, memberikan kewaspadaan kita terkait penyebaran virus corona.

“Selalu mengajak untuk menggunakan masker jika meninggalkan rumah, jaga jarak dimana ada yang berkerumun kita harus selalu menjaga jarak serta Mari kita menjaga kondisi kesehatan agar selalu menerapkan pola hidup sehat  dan beroa agar semoga virus corona segera berlalu.

Tentu kita berharap bahwa tentang adanya peraturan daerah No 1 Tahun 2016 Tentang Pengarutamaan Gender ini bahwa tidak ada lagi diskriminasi antara kaum perempuan dan laki-laki serta mengambil bagian dalam proses pembangunan baik itu secara fisik pembanguan manusia, sosial kemasyarskatan, ekonomi dan sosial budaya.

“Dengan harapan bahwa dimulai dari proses perencanaan, pelaksanaan, pengawasan tentu melibatkan komponen yang ada, sehingga tidak boleh lagi ada dikotomi antara perempuan dan laki-laki,” ungkapnya.

Lebih lanjut dirinya berharap bahwa apa lagi dalam situasi ditengah pandemi Covid-19 ini tentu kita berharap bahwa semua terlibat untuk bagaimana ikut serta dalam mencegah atau memutus mata rantai penyebaran Virus Corona.

“Bukan hanya virus corona saja tetap juga penyakit lainnya yang berbahaya, semuanya kita antisipasi sehingga penyakit tersebut tidak menular,” lanjutnya.

Iapun menuturkan bahwa semua elemen masyarakat ikut serta untuk memutus mata rantai virus corona ini.

“Dengan mengharapkan bahwa pemerintah daerah baik itu ditingkat kabupaten, Kecamatan, Lurah dan Desa terkait dengan sosialisasi bahayanya virus Corona ini perlu ada semacam spanduk tentang Peringatan penyebaran virus Corona,” harapnya.

Sementara itu Camat Enrekang Mahmuddin mengatakan dalam penyampaiannya selaku pemerintah mmberikan edukasi dalam penyebaran covid 19 ini Tidak boleh kita anggap remeh mari kita jalani dengan saling mengingatkan dengan menerapkan protokol kesehatan dalam rangka meningkatkan ekonomi kita.

“Selalu taat dalam mengikutu protokol kesehatan dan berdoa covid segera diangkat dari muka bumi ini,” ungkapnya.

Menyebar luaskan perda pengarusutamaan gender bagaimana kesetaraan peran antar perempuan dan laki laki baik dalam kehidupan rumah tangga. Inti yang mau kita tekankan adalah bagaimana kesetaraan antara laki dan peremouan dalam kehidupan didunia bisa disetarakan.

“Melalui kegiatan sosialisasi perda ini bagaimana mendorong perempuan dalam mendorong peran perempuan dalam pembangunan baik itu ditingkat kabupaten, Tingkat provinsi bahkan tingkat nasional. Bagainana kita mendorong potensi perempuan, Saya meyakini bahwa Potensi Perempuan dalam pembangunan cukup besar dan tentu itu harus didorong dan dibangun,” ujarnya.

Lebih lanjut dirinya memambahkan bahwa setelah diadakannya sosialisasi ini perempuan kita dapat menyadari begitu pentingnya potensi yang ada didalam diri mereka untuk dikembangkan dan dapat mengisi sektor-sektor pembangunan.

(Bang El)

Facebook Comments
ADVERTISEMENT