Matakita.co, Bima – Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM)Cabang Bima kembali menggelar darul arqam dasar komisariat fakultas ekonomi bisnis Islam institut agama Islam Muhammadiyah Bima dengan Tema “membangun paradigma kader yang islami sehingga dapat menjiwai tri kompetensi” 11/11 2020 pukul 16.00 Wita.
Adapun tamu undangan yang menghadiri di acara tersebut yaitu rektor IAIM Syafruddin, S.Pd.,M.Pd , mantan ketua STIHM, Gufran S.Sos.,M.H, pimpinan Daerah Muhammadiyah kota Bima Dopu Thoiban. Dan Fokal IMM Cabang Bima.
Maulud dalam laporan panitianya menyampaikan kegiatan ini merupakan agenda wajib organisasi IMM Tampa perkaderan IMM tidak bisa berkembang sampai saat ini , adapun jumlah kepesertaan 56 orang yang mengikuti pada proses kali ini. Ungkapnya
Senada di sampaikan oleh ketua umum komisariat Febis Immawan sultan Hasanuddin menyampaikan bahwa tri Kompetensi dasar harus dijadikan sebagai pilar gerakan para kader IMM untuk di aktualisasikan dalam diri maupun dalam keseharian.
Sementara PC IMM bima ketua Immawati Jaitun Hasan dalam kutipan buku the End Of History and the last Man, menyampaikan ” ideologis, tampaknya semakin menguat dengan adanya blok blok perdagangan maupun penyatuhan negara dan kawasan tertentu untuk kepentingan Ekonomi.
Seperti antara blok timur dan blok barat, Islam konfesius dan barat-Kristen seperti yang di ramalkan oleh samue hungtington akan berakhir dengan kemenangan kapitalisme dan demokrasi liberal.
“Maka tantangan ini kedepan akan semakin berat, pengaruh paham demokrasi liberal semakin menguat, nilai nilai ideologis tampak mulai bergeser lebih lebih pada kontestasi pilkada seretak di NTB lebih khusus kabupaten Bima, maka IMM harus tampil sebagai simbol “ideologis” pergerakan Islam untuk menyelamatkan moral bangsa dari pengaruh paham demokrasi liberal dengan cara memberikan nilai edukasi berbasis pencerahan paham islami”.
Di perkaderan kali ini IMM harus tetap tapil sebagai basic “ideologis” pergerakan Moral bangsa dengan semboyan tri kompetensi dasar, yakni intelektualitas, humanitas dan relejiulitas. Ketiga aspek tersebut merupakan pondasi dasar seorang kader IMM yang harus di raih dan dimiliki katanya.
Lanjutnya Pergerakan tidak akan bisa di tercapai secara maksimal kalo hanya konsep intelektual dan humanis sebab kita tidak bisa mengukur kesyukuran kita dalam berbuat, Tampa tidak di bekali dengan nilai ibadah, dengan hal tersebut nilai nilai perjuangan akan mengalir dengan ikhlas bahwa perjuangan ini perintah dari sang khalib untuk berdakwa di muka bumi. ( QS. Al baqara ayat 30) tutupnya.
hal yang sama di sampaikan Rektor IAIM Bima Syafruddin M.Pd, bahwa pembekalan nilai dasar kepemimpinan dan jiwa kesatriaan seorang mahasiswa akan di tanamkan di proses perkaderan DAD maka jangan sekali- sekali melalaikan proses ini karna bisa jadi menjadi penentu bagi karir mu di masa yang akan mendatang tutupnya sekaligus mebuka acara secara resmi.









































