Home Berdikari Polinet Ingatkan Pj Walikota Makassar Fokus Bekerja Diakhir Masa Jabatannya

Polinet Ingatkan Pj Walikota Makassar Fokus Bekerja Diakhir Masa Jabatannya

0
Direktur Eksekutif Polinet, Rizal Fauzi
ADVERTISEMENT

Matakita.co, Makassar РPublic Policy Network (Polinet) mengingatkan Pejabat (Pj) Walikota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin, untuk fokus bekerja diakhir masa jabatanya sebelum digantikan oleh walikota terpilih pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tahun 2020, lalu.

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Eksekutif Polinet, Rizal Fauzi, saat ditemui wartawan, Sabtu (9/1/2021).

ADVERTISEMENT

“Informasi terakhir itukan menyebutkan, bahwa tanggal 17 Februari kan pelantikan kepala daerah hasil pilkada 2020, jadi kita berharap transisi sekitar 30 hari terakhir ini pemerintah Pj walikota ini harus fokus melakukan penanganan-penanganan, penyelesaian kemudian kebijakan-kebijakan yang ada di pemkot makassar khususnya yang ada di SKPD-SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah),” kata Rizal.

Ia menilai, Pj walikota tidak konsisten menangani penyebaran virus corona, dengan pengeluarkan surat edaran yang membatasi aktivitas malam yang tidak efektif mengurangi penyebaran covid-19.

“Disisi lain kita melihat Pj walikota ini masih sibuk meresmikan, sempat di Rumah Potong Hewan (RPH) kemudian ada dermaga dan sebagainya justru itu juga mengumpulkan orang, jadi harusnya PJ walikota konsisten terhadap surat edaran itu, ya harusnya Pj Walikota konsisten melakukan penanganan Covid disemua sektor terhadap disemua SKPD, untuk kemudian melakukan penanganan covid,” tuturnya.

Lanjut Rizal, yang juga alumni S2 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin (Fisip Unhas) itu, ia melihat kinerja diakhir periode Pj Walikota Makassar, tidak efektif, hal tersebut dibuktikan dengan adanya masalah muncul yang akhir masa jabatan, diantaranya, pelayanan kesehatan, parkir elektronik hingga pengerjaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang berada di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).

“Harus dikerjakan profesional jadi kita melihat, misalnya banyak program-program pemkot ini kurang optimal di masyarakat, misalnya kita lihat elektronik parkir hari ini kembali saya liat kurang optimal, kemudian masalah-masalah pelayanan Dottoro ta’ juga mulai lambat, penanganan banjir dan termasuk beberapa di media online muncul, misalnya beberapa masalah-masalah di PDAM itu harusnya PJ walikota harus menuntaskan itu,” ungkapnya.

Selain itu, ia juga menanggapi isu mutasi yang dikeluarkan oleh pemerintah kota makassar diakhir masa jabatannya.

“Yang juga terakhir terpenting Isu soal yang sempat berhembus untuk mutasi yang tinggal menunggu izin mendagri,” paparnya.

Rizal menyebutkan, hal tersebut seharusnya tidak perlu lagi dilakukan. Kata Rizal, yang perlu disiapkan untuk walikota terpilih nantinya yang telah dilantik adalah program pj dan walikota nanti ini harus berkesinambungan.

“Jangan kemudian dimutasi lagi akhirnya pas walikota terpilih akhirnya berfikir mutasi lagi kapan birokrasi kita bisa sehat lebih kuat lebih optimal memberi pelayanan masyarakat kalau posisi mereka digeser geser terus,” paparnya.

Olehnya itu, Polinet dengan tegas meminta PJ Walikota untuk konsisten menyelesaikan program yang ada.

“Dan kemudian menyiapkan transisi kepemimpinan walikota yang baru yang akan dilantik dipertengahan februari februari mendatang,” pungkasnya.

Facebook Comments
ADVERTISEMENT