Home Provinsi Sebanyak 144 Siswa Diktukba Polri Asal Papua Ikut Pendidikan Di SPN Polda...

Sebanyak 144 Siswa Diktukba Polri Asal Papua Ikut Pendidikan Di SPN Polda Gorontalo

0
Advertisement

Matakita.co, Gorontalo – Sebanyak 374 Siswa Diktukba Polri ikut dalam upacara pembukaan pendidikan pembentukan bintara Polri T.A 2021 Polda Gorontalo bertempat di Lapangan SPN Batudaa Polda Gorontalo. Senin (26/07/2021)

Pendidikan dilaksanakan dalam situasi Pandemi Covid-19. pimpinan Polri telah memutuskan Diktukba Polri T.A 2021 dilaksanakan secara tatap muka atau on campus, dengan pertimbangan berhasilnya pendidikan Diktukba on campus yang lalu dalam mengelola seminimal mungkin penularan dan penyebaran Covid-19 selama pendidikan berlangsung.

Diktukba tahun ini secara khusus untuk pertama kalinya akan diterapkan penguatan kurikulum baru yang telah diresmikan oleh Kapolri pada peringatan hari Bhayangkara ke-75 pada tanggal 1 Juli 2021, yang diberi nama kurikulum presisi.

Total serdik se Indonesia berjumlah 15.286 serdik, yang terdiri dari 14.609 pria dan 677 wanita yang akan berlangsung selama 5 (lima bulan) kedepan.

KA SPN Batudaa Polda Gorontalo Kombes Pol. Agus Widodo usai melaksanakan upacara yang di Pimpin oleh Kapolda Gorontalo, dirinya menjelaskan memiliki jatah sebanyak 257 akan tetapi kemarin ada under kuota sehingga yang didik hanya sebanyak 243, namun 13 di antaranya mengikuti pendidikan di Brimob. Sehingga yang masuk dalam pendidikan sebanyak 230

“Gorontalo itu 230 terakhir di monitor 243. Jadi yang 13 ini mengikuti pendidikan di Brimob. Seharusnya jatah Gorontalo itu sebanyak 257 akan tetapi kemarin ada under kuota sehingga yang di didik oleh kita hanya 230.” Jelas Mantan Kapolres Pohuwato.

Dirinya menuturkan tahun ini polda gorontalo menerima siswa hibah dari papua yang di kirimkan di 18 wilayah pendidikan di indonesia yakni kuota penerimaan sangatlah besar. Polda Gorontalo menjadi no 4 terbanyak menerima siswa dari Papua yakni sebanyak 144 Siswa.

Meski dalam masa pandemi saat ini Pendidikan yang dilakukan secara ketat dengan menerapkan protokol kesehatan. KA SPN mengatakan bahwa Kapolda Gorontalo telah menggaris besarkan peraturan dalam mematuhi Protokol yang harus di taati.

“Seperti tadi, saat upacara para siswa memiliki jarak kurang lebih 1 meter. Kami selalu menjaga jarak dengan menggunakan protokol kesahatan. Di kelas mereka di wajibkan mencuci tangan dan makan ada tempatnya masing-masing dan sudah tertulis nama, ” Ujar Agus Widodo.

Hal ini di lakukan agar tidak menimbulkan klaster baru dalam penularan Covid – 19, SPN juga tidak mengijinkan masyarakat umum masuk dalam lingkungan SPN.

“Jadi selama 5 bulan ini, para siswa tidak di perbolehkan kontak langsung dengan masyarakat luar.” Lanjutnya

Ka SPN juga menambahkan bahwa Kabid Dokes Polda Gorontalo sudah menyiapkan Dokter yang menetap, sehingga SPN Polda Gorontalo memiliki tim satgas Khusus dalam menangani kasus Covid jika terjadi.

Harapannya para siswa nantinya menjadi polri yang mengabdi kepada masyarakat bangsa dan negara, dan tugas umum kepolisian.

Facebook Comments
ADVERTISEMENT