Matakita.co, Makassar — Lembaga Dialektika Haluan Kebangsaan Universitas Hasanuddin (LeDHaK UNHAS) menandai 13 tahun perjalanan pengabdiannya dengan menggelar Perayaan Ulang Tahun (PERAHU) XIII. Acara yang berlangsung pada tanggal 13 Desember 2025 di Hotel Harper Makassar ini menjadi ruang temu, ruang rindu, sekaligus ruang kenangan bagi anggota aktif, alumni, dan para pembina LeDHaK UNHAS.
Perayaan berlangsung hangat dan penuh makna. Sejumlah tokoh sivitas akademika Universitas Hasanuddin turut hadir, di antaranya Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan yang diwakili oleh Direktur Kemahasiswaan Unhas, Abdullah Sanusi, S.E., MBA., Ph.D., yang juga merupakan Pembina LeDHaK UNHAS.
Dalam kesempatan tersebut, Sanusi secara simbolis membuka rangkaian acara PERAHU XIII sekaligus menerima penghargaan sebagai Pembina Inspirasi Lembaga Organisasi. Ia menegaskan peran strategis LeDHaK dalam pengembangan kapasitas intelektual mahasiswa.
“LeDHaK telah menjadi UKM tingkat Fakultas Hukum selama 13 tahun. Meski baru diproklamasikan sebagai UKM tingkat universitas dalam empat tahun terakhir, saya berharap LeDHaK UNHAS dapat mengakomodasi seluruh mahasiswa dari berbagai fakultas, tidak hanya didominasi Fakultas Hukum, serta melahirkan pendebat yang mampu mewakili Universitas Hasanuddin di tingkat nasional,” ujarnya.
Sementara itu, Muhammad Rifial, Ketua Umum LeDHaK UNHAS, merefleksikan perjalanan personalnya bersama lembaga yang membesarkannya. Ia mengisahkan pengalaman saat masih menjadi anggota baru hingga dipercaya menjadi Ketua Panitia PERAHU XII.
“Tak terasa satu tahun telah berlalu. Saya mendapatkan banyak pelajaran dari teman-teman pengurus, para alumni, dan pembina. Ke depan, saya berharap LeDHaK terus memperkuat pondasi organisasi dan konsisten melahirkan pendebat-pendebat unggul,” tuturnya.
PERAHU merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan untuk memperingati berdirinya LeDHaK UNHAS pada 8 Desember 2012. Dalam setiap perayaan, LeDHaK memberikan penghargaan kepada anggota, pengurus, alumni, serta pembina yang telah mendedikasikan kontribusi nyata bagi lembaga. Penghargaan tersebut diharapkan menjadi motivasi kolektif untuk terus mengharumkan nama LeDHaK, baik di ranah kompetisi maupun organisasi.
Tak hanya sarat makna reflektif, PERAHU XIII juga dibalut nuansa kebersamaan dan nostalgia. Rangkaian acara diisi dengan penampilan band, bernyanyi bersama, serta sesi ramah tamah yang mempererat tali silaturahmi kekeluargaan antar generasi LeDHaK UNHAS.
Selama 13 tahun perjalanannya, LeDHaK UNHAS konsisten mengirimkan delegasi dalam berbagai kompetisi debat tingkat nasional, seperti Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia (KDMI). Selain itu, LeDHaK juga aktif menyelenggarakan ajang debat nasional, di antaranya Rektor Cup II LeDHaK UNHAS dan Gebyar Konstitusi, sebagai kontribusi nyata dalam pengembangan budaya dialektika di kalangan mahasiswa.
Dengan semangat kebersamaan dan refleksi perjalanan panjang tersebut, LeDHaK UNHAS menatap masa depan sebagai rumah dialektika yang inklusif, progresif, dan berdaya saing nasional.







































