Home NASIONAL Republik Institute : Oligarki Adalah Penyebab Rusaknya Demokrasi.

Republik Institute : Oligarki Adalah Penyebab Rusaknya Demokrasi.

877
0
Logo Republik

MataKita.co, Makassar – Polemik yang terjadi akhir – akhir ini menjadi ujian tersendiri bagi sistem demokrasi Indonesia. berbagai kasus korupsi dan Operasi Tangkap tangan (OTT) mengguncang perpolitikan di berbagai daerah. Hal ini menyebabkan perlawanan dari kalangan politisi termasuk melalui parlemen. hal ini menimbulkan kegaduhan di tanah air. hal ini menimbulkan sirotan dari berbagai kalangan salah satunya dari Republik Institute.

Direktur Eksekutif Republik Institute, Fajlurrahman Jurdi kepada MataKita.co (28/9/2017) mengatakan bahwa Radikalisme Oligarki belakangan ini dalam memperkuat perilaku transaksi gelap keuangan negara menunjukan hilangnya rasa takut mereka pada penegakkan hukum.

“Hukum tak dapat lagi diandalkan sepenuhnya sebagai alat untuk menghentikan, apalagi memberikan efek jera. Maraknya OTT sebagai salah satu kewenangan KPK serta “jatuhnya para gladiator” yang hendak berhadapan dengan penegak hukum menjadi pertanda memburuknya cara pandang para oligark terhadap hukum” jelas Dosen pada Fakultas Hukum Unhas.

Fajlurrahman menekankan bahwa tentu tidak ada yang sempurna. Penegakkan hukum oleh KPK khususnya menuai banyak masalah, bahkan dituding menanggung beban subyektivitas yang sangat kental. Tapi perlu diberi argumentasi juga bahwa jika lembaga ini tak bergerak, para oligark yang sedang memburu harta haram ini akan terus bekerja tanpa henti hingga tak tersisa lagi generasi mendatang.

“Semua kita mesti bekerja sama untuk memastikan bahwa demokrasi kita masih ada harapan. Hukum kita masih benar-benar bisa bersuara, meskipun masih ada sebagian yang membisu dan tak dapat dipungkiri ada yang bisa dibeli. Kita berharap bahwa tidak ada kata berhenti untuk memburu mereka yang menilap uang negara. Karena bila penegak hukum berhenti, maka kita sedang merobek masa bangsa ini secara kolektif” jelas Penulis buku melawan kekuasaan ini.

Facebook Comments