Beranda Berita Membanggakan! Rektor Unhas Raih Scopus H-Index Tertinggi di Indonesia, Menguatkan Peran Perguruan...

Membanggakan! Rektor Unhas Raih Scopus H-Index Tertinggi di Indonesia, Menguatkan Peran Perguruan Tinggi dalam Mewujudkan Asta Cita

0
Rektor Unhas Prof. Jamaluddin Jompa, ilmuwan pencatat Scopus H-Index tertinggi di Indonesia. (Foto: Unhas TV)

Matakita.co – Makassar, Universitas Hasanuddin (Unhas) kembali menorehkan prestasi monumental yang memperkuat posisinya di peta akademik global. Rektor Unhas, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc. (Prof. JJ), resmi tercatat sebagai rektor dengan Scopus H-Index tertinggi di Indonesia.

Berdasarkan data terbaru dari penelusuran profil SINTA dan laman resmi perguruan tinggi, Prof. JJ sukses mencatatkan Scopus H-Index mencapai angka 46.Pencapaian luar biasa ini bukan sekadar kebanggaan internal kampus, melainkan juga sebuah sinyal kuat bagi kebangkitan riset nasional. Angka 46 pada indeks sitasi internasional tersebut mencerminkan konsistensi, kolaborasi global, dan reputasi tinggi dari buah pemikiran ilmiah yang ia hasilkan selama bertahun-tahun di bidang ekologi kelautan dan sains.

Prestasi puncak yang diraih oleh Rektor Unhas ini dinilai sangat kontekstual dan sejalan dengan Visi Besar Presiden Prabowo Subianto, “Bersama Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045”. Melalui pilar strategis Asta Cita, khususnya pada poin keempat, kepala negara memberikan instruksi tegas agar memperkuat pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM), sains, teknologi, dan pendidikan.

Dalam arahan terbarunya pada penutupan Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri (KSTI) Juni 2026, Presiden Prabowo menegaskan bahwa perguruan tinggi harus berani mengambil peran sebagai motor utama kemandirian ekonomi nasional. Presiden mendesak agar para akademisi bergelar PhD dan Profesor di Indonesia mampu melahirkan inovasi nyata dan lompatan besar sains untuk melepaskan ketergantungan bangsa pada produk asing.

Capaian Prof. JJ menjadi implementasi konkret dari visi presiden tersebut. Sebagai pemimpin institusi sekaligus ilmuwan (scholar-leader), Prof. JJ membuktikan bahwa riset dari Indonesia Timur mampu bersaing di kancah internasional dan menjadi jangkar utama dalam mendukung kebijakan kemandirian bangsa.

Menanggapi keberhasilan ini, akademisi sekaligus praktisi kebijakan publik alumni Doktor Administrasi Publik Unhas, Dr. Achmad Risa Mediansyah, memaparkan analisis mendalam dari aspek tata kelola institusi serta implementasi kebijakan strategis nasional.

Menurut Dr. Risa, pencapaian Scopus H-Index 46 ini harus dibaca sebagai instrumen kebijakan publik yang berdampak sistemik bagi ekosistem pendidikan tinggi kita.
“Dari perspektif kebijakan publik, kepemimpinan berbasis rekam jejak riset yang kuat (research-driven leadership) sangat krusial dalam menavigasi arah kebijakan kampus menuju World Class University. Ketika seorang rektor memimpin dengan teladan ilmiah yang diakui dunia, kebijakan akademik yang dilahirkannya akan memiliki legitimasi yang sangat kuat secara internal maupun eksternal,” urai Dr. Risa.

Ia juga menambahkan dari aspek akademis praktis, tingginya angka sitasi global ini menandakan keandalan riset yang diproduksi oleh Unhas. Hal ini berdampak linier terhadap penguatan posisi tawar universitas dalam membangun kemitraan strategis dengan sektor industri dan pemerintah.
“Ini adalah modal besar bagi Unhas untuk mendukung pemerintah dalam merumuskan kebijakan nasional berbasis sains (evidence-based policy). Ketika Presiden Prabowo gencar mendorong hilirisasi industri dan kemandirian pangan, peran riset bermutu tinggi dari kampus seperti Unhas inilah yang akan mengawal keberhasilannya di lapangan,” lanjutnya.

Di bawah nakhoda kepemimpinan Prof. JJ, Unhas diproyeksikan tidak hanya mempertahankan reputasinya sebagai salah satu universitas terbaik di tanah air, tetapi juga mengakselerasi langkahnya menjadi universitas riset berkelas dunia yang berdampak langsung bagi kemajuan dan survival bangsa Indonesia.***

Facebook Comments Box